156 Sampel Atlet PON Klaster Mimika Dikirim untuk Tes Doping

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra yang juga koordinator bagian kesehatan PON XX Klaster Mimika mengatakan, 156 sampel urin atlet telah dikirim ke Doha, Qatar untuk dilakukan tes doping.

“Sampai semalam sudah selesaikan semua pemeriksaan doping terhadap atlet-atlet yang menyelesaikan pertandingan. Sudah ada 156 orang atlet yang spesimen atau sampel yang diperiksa” katanya dalam jumpa pers di media center di Hotel Mozza, Kamis (14/10/2021).

Ia berharap dalam pelaksanaan PON XX kali ini para atlet bebas doping.

“Sudah ada gelombang pertama spesimen yang dikirim untuk diperiksa di Lembaga
Doping Internasional yang berasal dari Doha, Qatar dan mudah-mudahan dalam waktu
tidak terlalu lama hasilnya sudah keluar,” ujarnya.

Reynold juga menjelaskan ada lima aspek yang ditangani dan menjadi fokus bidang kesehatan, yakni pelayanan kesehatan dan gawat darurat.

“Kedua adalah surveilans yakni bagaimana kita mengetahui penyakit menular, tidak menular dan penyakit yang bisa berpotensi wabah atau terjadi kematian,” katanya.

Ketiga adalah melakukan pengamatan terhadap food security mengenai kesehatan pada makanan.

“Keempat menyebarkan informasi terkait pelayanan kesehatan dan kelima adalah untuk pengawasan doping,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sub Koordinator Kesehatan PON XX Papua, Klaster Mimika, dr. Beeri I.S. Wopari menjelaskan jika ada atlet yang mendapatkan juara 1 kemudian mendapat medali emas, tetapi hasil pemeriksaan menunjukan atlet tersebut positif doping, maka secara otomatis medali emasnya gugur, jadi yang tadi juara dua yang akan naik satu tingkat diatasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.