159 Kasus HIV-AIDS di Mimika Tahun 2022 Didominasi Jalur Penularan Seksual

Ilustrasi. (Sumber: freepik.com)
Ilustrasi. (Sumber: freepik.com)

TIMIKA | Total kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Mimika menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Januari hingga Juni 2022 sebanyak 159 kasus.

Berdasarkan data yang dikirim oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra kepada Seputarpapua.com,Jumat (7/10/2022), temuan kasus menurut jalur penularan paling banyak melalui jalur seksual 156 kasus dengan rincian HIV sebanyak 147 kasus dan Aids sebanyak 9 kasus. Sementara penularan dari ibu ke anak sebanyak 3 kasus.

Temuan kasus menurut jenis kelamin didominasi oleh pria sebanyak 82 dengan rincian 78 HIV dan 4 Aids, sementara perempuan sebanyak 77 kasus terbagi 72 HIV dan 5 AIDS.

Sementara untuk temuan kasus menurut usia, Dinkes mencatat usia dibawah 15 tahun ditemukan 6 kasus HIV, usia 15-19 tahun ditemukan 11 kasus HIV, usia 20-29 tahun ditemukan 59 kasus HIV dan 5 kasus AIDS, usia 30-39 tahun sebanyak 46 kasus HIV dan 2 kasus AIDS, usia 40-49 tahun ditemukan 20 kasus HIV dan 1 kasus AIDS, usia 50-59 kasus yang ditemukan sebanyak 7 HIV dan 1 AIDS, usia diatas 60 tahun ada 1 kasus HIV.

Untuk temuan kasus menurut status perkawinan, yang sudah menikah sebanyak 84 kasus HIV dan 3 kasus AIDS, yang belum menikah sebanyak 59 kasus HIV dan 4 kasis AIDS, duda atau janda temuan kasus HIV berjumlah 7 dan AIDS berjumlah 2.

Kasus menurut status kehamilan, tidak hamil sebanyak 141 kasus HIV dan 9 kasus AIDS, hamil sebanyak 9 orang dengan HIV.

Temuan kasus menurut suku, Dinkes mencatat untuk penduduk suku asli (Amungme dan Kamoro) sebanyak 23 kasus HIV dan 4 kasus AIDS, penduduk lima suku kekerabatan sebanyak 55 HIV dan 3 kasus AIDS, penduduk Papua bukan tujuh suku sebanyak 22 kasus HIV dan 1 kasus AIDS, penduduk pendatang sebanyak 50 kasus HIV dan 1 AIDS.

Sementara itu, dari jumlah temuan kasus tersebut, didapati penduduk yang berdomisili di Mimika kurang dari 3 tahun sebanyak 25 orang alami HIV, sementara yang tinggal di atas 3 tahun sebanyak 125 kasus HIV dan 9 kasus AIDS.

Ada pula data HIV/AIDS dengan IMS (Sifilis-GO), dimana HIV dengan IMS sebanyak 26 kasus HIV dan 1 kasus AIDS, HIV tanpa IMS sebanyak 114 HIV dan 7 AIDS, juga ada HIV tanpa periksa IMS sebanyak 10 kasus HIV dan 1 kasus AIDS.

Temuan kasus dengan inveksi TB sebanyak dengan rincian HIV dengan koinveksi TB-HIV sebanyak 61 kasus HIV dan 6 kasus AIDS, tanpa koinveksi TB-HIV sebanyak 88 kasus HIV dan 3 kasus AIDS, HIV tanpa periksa TB berjumlah 1 kasus HIV.

Jumlah pasien baru yang telah memulai Terapi antiretroviral (ART) sejak Januari-Juni 2022 sebanyak 103 HIV dan 8 AIDS.

Jumlah cangkupan layanan konseling dan tes HIV Januari-Juni 2022 sebanyak 19.525.

Sementara kumulatif layanan konseling dan tes HIV tahun 2005-Juni 2022 sebanyak 357.641.

Dinkes Mimika mendata total temuan kasus HIV-AIDS sejak tahun 1996 hingga Juni 2022 sebanyak 6.821 dengan rincian 3.476 kasus HIV dan 3.345 kasus AIDS.

Diberitakan sebelumnya, Kadinkes Mimika, Reynold Ubra menerangkan untuk HIV sendiri kita coba bagaimana orang yang kena HIV itu diobati Antiretroviral (ARV), semua yang minum ARV itu jadi viral load tidak terdeteksi.

Kemudian kata Reynold kepatuhan juga menjadi hal yang penting, dimana tahun 2030 ditargetkan three zero atau tidak ada lagi penularan baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat HIV dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV/AIDS.

“Saya pikir di Timika pengendalian HIV sudah sangat baik. Cakupan orang yang minum ARV itu sangat tinggi,” ujarnya

Reynold mengatakan, saat ini fasilitas kesehatan pelayana untuk orang HIV- AIDS sudah sangat baik.

“Memang menjadi persoalan adalah bagaimana seumur hidup ini kita minum obat (ARV). Tapi apapun pengobatan harus tetap dipatuhi, patuh minum ARV supaya tetap produktif, karena kalau patuh, orang HIV bisa punya anak, orang HIV bisa jadi pegawai negeri, bisa menjadi menjadi apapun,” pungkasnya.

 

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.