17 Tahun Mendidik Anak Mimika, Kanisius Ero Tenggelam Bersama Jasanya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PENGHORMATAN | Penghormatan terakhir dari anak-anak didik Almarhum Kanisius Ero di Potowaiburu saat jenazahnya hendak diterbangkan ke Timika. (Foto: Ist)
PENGHORMATAN | Penghormatan terakhir dari anak-anak didik Almarhum Kanisius Ero di Potowaiburu saat jenazahnya hendak diterbangkan ke Timika. (Foto: Ist)

TIMIKA | Guru seperti lilin yang menghabiskan dirinya sendiri untuk menerangi kehidupan orang lain. Begitu salah satu quotes di jagad maya mengiringi kepergian Kanisius Ero.

Kanisius Ero adalah seorang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan laut, pada Sabtu (18/12/2021) lalu.

Ia tenggelam bersama jasa-jasa luhurnya di Muara Mimika tepatnya di Kampung Aindua, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika.

Kepergian Kanisius meninggalkan duka yang amat mendalam bagi dunia pendidikan, terutama sekolah tempatnya mengabdi di Mimika Barat Jauh. Terlebih khusus bagi keluarga besarnya.

Kanisius pergi untuk selamanya meninggalkan seorang istri, Dona Nainggolan, serta tiga orang anak masing-masing berusia 12, 9 tahun dan bungsu 4 tahun.

Kanisius lahir pada 16 Juli 1983, kini berusia 38 tahun. Sejak tahun 2003, Ia telah mengabdikan dirinya untuk mendidik anak-anak Mimika Barat Jauh. Sehingga genap 17 tahun 7 bulan ia telah berjasa membimbing anak-anak di pesisir Mimika.

Adik Kandung dari Kanisius, Eta Tlupun bercerita bahwa Kanisius adalah kakak tertua mereka yang memiliki sosok pendiam.

Baca Juga:

“Pak guru itu penyayang, tidak banyak bicara, banyak senyum, murah hati walaupun kami kadang marah tapi dia selalu balas dengan senyum,” katanya kepada Seputarpapua.com, Jumat (24/12/2021).

Eta yang tak tahan membendung air mata ketika bercerita, mengakui betapa sayangnya mereka terhadap sosok kakak tertuanya itu.

“Hari Sabtu itu sebelum pergi, dia (Alm) cuma pamit saja. Hari sabtu itu katanya dia bilang saya mau pergi pelayanan dengan pastor. Kami bilang, ko ini tinggal pikir tugas-tugas terus, kami juga jarang ketemu dengan ko baru. Dia hanya bilang tidak apa-apa ini kami pelayanan ke gereja, kasihan kalau pastor jalan sendiri jadi saya mau temani,” kata Eta.

Kanis memang bukan saja melayani anak-anak didiknya, namun juga setia dalam pelayana di gereja-gereja yang ada di pesisir Mimika.

“Dia kalau dalam pekerjaan selalu taat, dia tidak suka lelet-lelet apa yang sudah dipertanggungjawabkan dia pasti selesaikan. Dia juga orangnya sederhana, kalau mengajar dia tidak suka pakai seragam, pakai pakaian biasa saja, jadi kami lihat dia punya seragam juga cuma satu saja yang dulu sekali,” kenangnya.

“Saya ingat dia punya prinsip bilang disini kita sama sama cari hidup, jadi dia ingin sama seperti masyarakat biasa,” sambung Eta.

Kini, Kanisius telah pergi untuk selamanya. Bagi Eta, di momen Natal ini sangat berbeda karena tanpa ada sosok Kakak.

“Natal tanpa kakak. Hati kami hancur. Kami cuma bisa bilang selamat jalan kaka, jalan baik-baik,” tuturnya.

Ia berharap ada perhatian dari dinas pendidikan juga pihak Yayasan Katolik untuk bisa memperhatikan anak-anak dan istri Almarhum yang ditinggalkan.

Sebelumnya, Kanisius pergi bersama rombongan Pastor dan suster untuk pelayanan pemberkatan Puskesmas di kampung Tapormai untuk pemberkatan gedung Puskesmas yang baru, pada Sabtu (18/12/2021).

Saat itu, karena kondisi perairan sedang diguncang ombak, motoris mengambil keputusan untuk masuk ke muara kampung Aindua.

Naas, tiba-tiba baling-baling mesin perahu tersangkut di jaring nelayan lalu mesin mati hingga akhirnya speedboat terbalik.

Reporter: Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga