19 Mahasiswa Uncen di Mimika Sandang Gelar M.Si, Wisuda Digelar Sederhana

WISUDA - 19 Mahasiswa Magister Il Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih usai menjalani wisuda tahun akademik 2019/2020. (Foto : Muji/SP)
WISUDA | 19 Mahasiswa Magister Il Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih usai menjalani wisuda tahun akademik 2019/2020. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Sebanyak 19 Mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi dan Bisnis dari Mimika, yang telah melaksanakan proses perkualiahan di Universitas Cenderawasih (Uncen) melalui program atau jenjang strata II (SII), Kamis (24/9) menjalani proses wisuda sederhana melalui daring dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Cenderawasih dalam rangka wisuda lulusan program Doktor, Program Magister, Program Sarjana, Program Diploma Periode II Tahun Akademik 2019/2020.

Dengan gelarnya wisuda ini, maka 19 orang tersebut kini memiliki gelar Magister Sains (M.Si). Namun, pelaksanaan wisuda 19 mahasiswa dari Mimika tidak seperti biasanya. Acara wisuda biasanya digelar secara mewah di gedung dan diikuti oleh puluhan bahkan ratusan mahasiswa, namun proses wisuda ini dilakukan secara sederhana di daerah masing-masing. Di Mimika digelar di salah satu hotel Jalan Yos Sudarso, Mimika, Papua.

Koordinator Mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Paulus Kambu, SE., M.Si mengatakan, pelaksanaan wisuda Angkatan 24 tahun akademik 2019/2020 ini dilakukan secara sederhana karena masih dalam masa Pandemi COvid-19. Meski demikian tidak mengurangi makna dan kekhidmatan peristiwa bersejarah bagi seorang mahasiswa tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Dekan Ilmu Ekonomi, karena sudah memberikan bimbingan kuliah kurang lebih dua tahun serta kepada Pemkab Mimika yang telah mendukung dalam pelaksanaan program Magister di Uncen,” katanya.

Ia mengatakan, magister di bidang ilmu ekonomi dan bisnis ini sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Mimika. Dengan demikian, gelar yang sekarang dimiliki, sebagai sebuah amanah yang harus dilakukan dan dikerjakan untuk pengembangan diri.

“Karena ini sebagai suatu amanah, maka sebagai aparatur negara, baik itu kepolisian maupun ASN, hal yang terpenting adalah moral. Karena dengan memegang teguh moral, maka pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal,” tuturnya.

IKLAN-TENGAH-berita

“ Apabila amanah ini dijaga, maka proses perkuliahan yang selama ini dijalankan tidak akan sia-sia,” ujarnya.

 

Reporter : Mujiono
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar