Keuskupan Timika Kawal Proses Hukum Kasus Penembakan Mama Kamoro

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Keuskupan Timika Kawal Proses Hukum Kasus Penembakan Mama Kamoro
Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Pr -Foto insert: papualive.com

 

TIMIKA | Keuskupan Timika, Papua mengawal proses hukum para pelaku kasus dugaan penembakan yang menewaskan Imakulata Emakeparo, ibu rumah tangga asal Suku Kamoro yang bermukim di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur jauh pada Minggu (4/2) dini hari.

Uskup Keuskupan Timika Mgr John Philip Saklil Pr mendukung proses penegakan hukum terhadap oknum aparat keamanan kepolisian dari Satgas Brimob Polda Kalimantan Timur yang diduga terlibat dalam insiden tertembaknya Mama Emakeparo.

“Kami juga melakukan investigasi lagi peristiwa ini, walaupun prosedur kepolisian tetap berjalan. Kami akan kawal supaya hukum betul-betul ditegakkan,” kata Uskup Saklil kepada seputarpapua.com di Timika, Kamis (8/2).

Keuskupan Timika akan bekerja sama dengan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) serta lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya untuk melakukan investigasi guna menemukan fakta-fakta di lapangan.

“Kami sudah dampingi kasus yang sama pada tahun 2015 (yaitu penembakan dua warga Kamoro oleh dua oknum prajurit TNI di Koperapoka Timika) sampai pada pihak pelaku sudah dipecat dan dihukum penjara,” katanya.

Uskup merasa berang terhadap brutalitas oknum aparat keamanan yang merenggut nyawa masyarakat tak bersalah. Ia menyebut peristiwa serupa sudah berulang kali terjadi dan aparat seakan-akan kehilangan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

“Maka itu, saya minta kepada semua pihak terutama pimpinan aparat keamanan agar merubah cara kerja seperti ini. Kenapa harus ditindak dengan cara begitu. Mereka mau amankan siapa, kasus-kasus yang terjadi begitu, apakah itu ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Ia berpendapat, pola pendekatan aparat keamanan TNI dan Polri yang terkesan mengedepankan tindakan represif atau kekerasan, telah menimbulkan rasa antipati dari masyarakat Papua terhadap pemerintah Indonesia karena bagaimanapun mereka hadir atasnama Negara.

“Peristiwa sudah berulang kali terjadi. Itu (rasa antipasti) yang terjadi. Ketidak percayaan masyarakat (kepada Negera) itu sudah terjadi,” tukasnya.

Kapolres Mimika AKBP Indara Hermawan mengatakan, kasus penembakan yang menewaskan Mama Emakeparo yang diduga dilakukan oleh anggota Brimob Satgas Amole dari Polda Kalimantan Timur masih terus dalam penyelidikan tim gabungan Polda Papua.

“Intinya masyarakat menghendaki proses hukum dilakukan dengan benar, pelakunya ditindak dan diproses secara terbuka. Itu semua sedang berjalan,” jelas Indra di Timika, Rabu (7/2).

Sejauh ini, katanya, penyidik baru memeriksa sekitar enam anggota Polri termasuk dua orang Security yang saat kejadian bertugas di kawasan Pelabuhan Cargo Dock Portsite Amamapare PT Freeport Indonesia.

Adapun saksi dari masyarakat termasuk saksi kunci yang merupakan suami korban sendiri, Titus Onamariyuta, hingga kini belum bisa diambil keterangan lantaran mereka masih dalam suasana berduka.

“Kami terus berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat untuk memastikan kapan kita akan jadwalkan pemeriksaan warga mereka yang saat kejadian ada di lokasi itu. Semua yang ada di sekitar TKP akan kami mintai keterangan,” jelasnya. (rum/SP)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga