00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

24 Karyawan Freeport Tempati Perumahan Subsidi Program ‘HOPE’

TANDATANGAN | Karyawan PT Freeport Indonesia yang perumahan subsidi program HOPE menandatangani akad KPR BNI. (Foto: Muji/SP)
TANDATANGAN | Karyawan PT Freeport Indonesia yang perumahan subsidi program HOPE menandatangani akad KPR BNI. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Sebanyak 24 karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI), pada Rabu (18/3) mulai menempati perumahan subsidi program Home Ownership Program For Employee (HOPE).

Sebagai tanda penempatan perumahan tersebut dilakukan akad perdana (penandatanganan) antara karyawan, dan BNI Kantor Wilayah Papua.

Perumahan subsidi ini sendiri merupakan program kerjasama antara PTFI dengan PUK SP KEP SPSI PTFI dan PK FPE KSBSI PTFI.

Program ini tertuang dalam pasal 44 ayat 55 perjanjian kerjasama (PKB) XX PTFI periode 2017-2019.

iklan_lokal_dalam_berita

Dimana dalam PKB tersebut, akan dibangunkan 1.200 unit rumah dengan beberapa tipe, yakni mulai tipe 45, 54, 60, dan 72, hingga tahun 2023.

Untuk pembangunan rumah ini, tim HOPE yang dibentuk memilih PT Bintang Timur Sejati sebagai pihak developer.

VP Industrial Relationship PTFI, Demy Magai mengatakan, program pembangunan rumah HOPE merupakan komitmen antara PTFI bersama SPSI dan KSBI pada 2017 lalu. Namun baru diluncurkan pada tahun ini, sehingga ini merupakan hal yang luar biasa. Semua ini terwujud, karena adanya komitmen semua pihak.

Dari komitmen tersebut akan dibangun 1.200 unit rumah sampai 2023 nanti, dan mudah-mudahan jumlah tersebut bisa bertambah.

“Sebelumnya pernah ada program yang sama, tapi gagal dilakukan. Dan tahun ini, program bisa terwujud, karena adanya komitmen bersama. Karenanya, mewakili manajemen PTFI, kami ucapkan selamat kepada 24 karyawan,” kata Demy Magai dalam sambutannya.

Sementara Ketua PUK SP KEP SPSI PTFI, Lukas Saleo mengatakan, terlaksananya pengadaan rumah pekerja PTFI untuk pertama kalinya.

Hal ini terlahir atas kesadaran tinggi akan pentingnya peningkatan kesejahteraan bagi pekerja PTFI, sehingga managemen PTFI dengan SPSI dan KSBI yang saling mendukung, dan terlahirlah pasal 44 PKB XX PTFI pada dua tahun lalu, dengan melahirkan yang namanya program HOPE.

“Atas lahirnya kesadaran tersebut, hari ini kita bersama-sama menyaksikan penandatanganan perjanjian KPR antara pekerja PTFI dengan BNI. Dengan apa yang dilakukan ini diharapkan, para pekerja memiliki rumah yang sehat, manusiawai, dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Sedangkan Ketua PK FPE KSBSI PTFI, Albert Janampa mengatakan, ini merupakan kabar gembira bagi karyawan PT Freeport Indonesia. Semoga perjuangan ini bisa dinikmati baik-baik, dan pihaknya berterimakasih kepada BNI dan Freeport

“Saya minta kepada 24 karyawan yang dapat rumah baru untuk menjaga dengan baik. Dan terus mendorong program ini untuk masa depan mendatang. Sehingga diharapkan bisa dibangun 6000 unit rumah lagi,” katanya.

VP Head of Region BNI Papua, Setiawan Jahja Adie mengatakan, BNI sendiri masuk di program HOPE pada September 2019.

Untuk melaksanakan program ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Manajemen PTFI, yang hasilnya dengan dilakukan akad massal.

“Pada perjanjian perumahan ini ada skema berbeda dibandingkan umumnya. Dan ini bisa memberikan nilai lebih kepada semua pihak. Karenanya, diharapkan kerjasama ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar