Kronologi Ketiga Pelaku Edarkan Sabu di Timika

Kronologi Ketiga Pelaku Edarkan Sabu di Timika
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto yang didampingi Kasat Reskoba Polres Mimika saat bertanya pada ketiga tersangka.

TIMIKA | Tiga pelaku kasus narkoba yang ditangkap Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Mimika merupakan pemain baru di bisnis barang haram ini. Ketiganya berinisial Ru, D alias PD dan Ju diamankan ditempat berbeda dengan barang bukti sabu seberat 23 gram, pada Senin (28/5).

 

Kasat Reskoba Polres Mimika, Iptu Kordiali menceritakan kronologi ketiga pelaku hingga bisa memasarkan sabu ke Timika. 

 

Awalnya, tiga pelaku menggeluti bisnis haram ini dari perkenalan D dengan seseorang teman di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

 

IKLAN-TENGAH-berita

Saat itu, D ditawarkan sabu untuk dipasarkan di Timika. Dari penawaran tersebut, D pun mengiyakan dan untuk pertama kalinya pada awal April, ia memesan 10 gram sabu seharga Rp13 juta. 

 

“Untuk masalah pembayaran, D alias PD melakukan pembayaran pertama sebesar Rp6,5 juta. Selanjutnya apabila barang sudah diterima, maka sisanya akan ditransfer lagi,” kata Kasat Narkoba, Kordiali, di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Rabu (30/5).

 

Baca Juga: Polisi Timika Amankan 23 Gram Sabu dari Tiga Pelaku

 

Selanjutnya, lanjut Kordiali, sabu 10 gram tersebut di kirim dari Makassar ke Timika menggunakan jasa pengiriman barang, dengan cara disisipkan dalam baju. Untuk sampai ke Timika, membutuhkan waktu selama tiga hingga empat hari. 

 

Setelah tiba di Timika, D menghubungi Ru untuk memasarkannya. Harga yang dipasarkan pergram Rp2,2 juta. Sementara Ru yang menjadi kurir dibayar D sebesar Rp200 ribu setiap gramnya. 

 

“Jadi per gramnya D mendapatkan Rp900 ribu. Sehingga kalau 10 gram maka D mendapatkan keuntungan Rp9 juta. Dan itu habis terjual dalam 3 – 4 hari,” jelasnya.

 

Setelah pemesanan pertama seberat 10 gram terjual habis, kata Kordiali, D kembali memesan sabu pada akhir April seberat 20 gram. Itupun terjual habis dalam waktu tiga hingga empat hari. 

 

Pada 25 Mei, D kembali memesan sabu seberat 30 gram. Namun, sebelum  terjual habis, D bersama Ru dan Ju berhasil ditangkap. Dari ketiga pelaku ini berhasil diamankan 23 gram sabu. 

 

Sabu tersebut, dipasarkan pelaku di tempat hiburan malam dan lokalisasi Kilo 10.

 

“Jadi selama tiga kali pemesanan jumlah yang dipesan selalu naik. Ini karena, barang tersebut cepat laku dan memiliki keuntungan yang cukup menggiurkan,” ujarnya.

 

Dari ketiga pelaku ini memiliki peran yang berbeda-beda. Dimana, D sebagai penghasil barang, Ru sebagai kurir dan Ju teman dari D yang ikut menyembunyikan sabu saat ditangkap. Ju sendiri diketahui memiliki saudara yang akan dinikahi D setelah lebaran nanti. 

 

“Jadi bisa dibilang ketiga tersangka dengan BB 23 gram ini merupakan pemain baru. Namun kami tidak berhenti sampai disini saja, dan akan terus melakukan penyelidikan terhadap oknum-oknum lain yang berbisnis barang haram ini. Dan kami juga meminta dukungan kepada semua pihak dalam memerangi narkoba di Mimika,” imbuh Kordiali. (mjo/SP)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar