Postingan Oknum ASN Sindir Pastor Ikut Demo Guru Tuai Kecaman

Postingan Oknum ASN Sindir Pastor Ikut Demo Guru Tuai Kecaman

TIMIKA | Postingan akun dengan nama Demmy Daskunda di jejaring sosial Facebook, Rabu (26/7/17), menjadi viral sekaligus menuai kecaman dari netizen.

Pemilik akun yang diduga adalah Demianus Daskunda selaku oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Mimika, menyindir Pastor Adrianus Wardjito yang ikut dalam aksi unjuk rasa guru di Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Senin (24/7) lalu.

Postingan yang sontak menjadi viral tersebut hingga Kamis (27/7) siang telah dibagikan sebanyak 78 kali, 379 komentar, dan lebih dari 100 like. Hampir seluruh isi kementar netizen mengecam postingan yang dialamatkan kepada seorang Imam Katolik itu.

Salah satu kecaman datang dari Ketua Komisi C DPRD Mimika, Nurman S Karupukaro. Dia bahkan menyebut Demmy tidak pantas menjadi seorang ASN dan sebaiknya mengundurkan diri saja.

“Kenapa Demmy Daskunda yg Sewot???? Kamu Pegawai Baru Yg tdk punya Kapasitas Untuk Menegur Bpk Pastor Seperti Ini. Kamu tdk pantas Jadi Abdi Negara yang Di angkat Dan Di Supah Atas Nama Tuhan Melalui Tokoh Agama Yg Pegang Alkitab di Atas Kepalamu. Sebaiknya Kamu Mundur Duri Dari PNS saja,” tulis Nurman di wall Demmy Daskunda, Kamis.

Berikut postingan lengkap akun Demmy Daskunda di media sosial Facebook, Kamis (26/7) pada Pukul 23.15 Wit malam:

“Potret seorang PASTOR yang ikut demo bersama Solidaritas Guru Honor di Kabupaten Mimika. Mereka menuntut Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Kabupaten Mimika segera membayar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP).

DENGAN SOSOK INI, BERBAGAI PERTANYAAN YANG MUNCUL DIANTARANYA :

1. Apakah hal ini merupakan tugas dan
    Panggilan Gereja?

2. Apakah hal ini bagian dari tambahan
    Penghasilan seorang PASTOR ?

3. Apakah hal ini bagian dari tugas
    PASTORAL seorang PASTOR ?

4. Apakah hal ini di akui oleh LEMBAGA
    GEREJA?”

Dalam postingan itu juga, Demmy Daskunda melampirkan foto Pastor Adrianus Wardjito yang menggunakan jubah putih ikut dalam barisan pendemo sambil melakukan aksi tutup dengan flakban hitam,  serta memegang buku berjudul Gereja Papua.

Seorang netizen menulis komentar di status tersebut. “Siapa itu Demmy Daskunda kita semua tahu. Dia adalah orang yang sdh duduk manis, senang di atas penderitaan para guru honor yang saat ini menutut haknya. Dia seperti kacang yang lupa kulitnya. Dia sdh lupa bahwa dulu dia juga guru kontrak Dinas yang begitu MENGHARAPKAN insentif”

“Sebagai orang dg latar belakang pendidikan teologi dia seharusnya tahu bahwa Pendeta/Pastor harus menyatakan suara kenabiannya mana kala ada ketidakadilan dan penindasan terhadap sesama”

“Saya sedih kalau keterlibatan pastor dalam demo dilihat sebagai arena mencari uang tambahan. Bagi kami orang Katolik pastor telah menjalankan tugas kenabian dan itu tidak perlu mendapat ijin dr atasannya”

“Sdr Demmy Daskunda anda perlu tahu, umat Katolik yang telah membaca postinganmu merasa disakiti karena penilaianmu terhadap pastor mereka. Saya tahu dan yakin pastor Wardjito telah memaafkanmu, tapi tidak untuk umatnya. Lihat raja reaksi Srikandi Mimika Ibu Mathea Mamoyao”

“Engkau telah melukai hati banyak orang. Engkau beruntung karena telah duduk di tempat yang aman. Teruslah berbahagia di atas penderitaan mantan rekan2 gurumu, ” tulis Paul Wety di kolom komenter status Demmy”

Rencananya, Demmy akan dilaporkan ke Polisi  oleh sejumlah netizen. Beberapa netizen juga mengajak umat turun jalan memprotes kritikan yang dinilai salah alamat tersebut. (ipa/SP)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.