Kadispendasbud Mimika Dilaporkan ke Polisi Soal Insentif Guru Honor

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kadispendasbud Mimika Dilaporkan ke Polisi Soal Insentif Guru Honor

TIMIKA | Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Mimika, Jenny O Usmani, resmi dilaporkan ke Polres Mimika menyusul terhambatnya pembayaran insentif ratusan tenaga pendidik non-PNS (guru honor).

Dugaan tindak pidana penyalahgunaan anggaran insentif guru honor tersebut dilaporkan oleh Ketua Solidaritas Guru Kabupaten Mimika, Alexander Rahawarin, ke penyidik Tipikor Polres Mimika, Kamis (27/7/17).

“Hari ini (Kamis – red) kami buat laporan polisi, lengkap pidana umum dan pidana khususnya,” kata Alexander kepada wartawan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kamis (27/7).

Alexander mengemukakan, bahwa Kadispendasbud Jenny Usmani selama menjabat telah membayarkan insentif dua kali yaitu pada semester I dan II tahun anggaran 2016 kepada 600an guru honor.

Ironisnya menurut Alex, Jenny kini menyebut  keberadaan guru honorer tersebut illegal. Artinya, Jenny selaku Kadispendasbud telah memberikan tunjangan kepada ratusan guru yang disebutnya illegal itu.

“Dia tuding kami sebagai guru illegal tapi kok pernah bayar kami dua kali. Artinya pembayaran dua kali itu dia membayar guru illegal,” ujar Alex yang juga Koordinator aksi demo guru honor.

Dia mengaku telah mengecek Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dinas itu dan menemukan nilai anggaran untuk pembayaran insentif guru honor sebesar Rp47 miliar. Nilai tersebut, katanya, sama dengan tahun anggaran 2016 lalu.

“Saya sudah cek dalam DPA tahun ini tetap dianggarkan 47 miliar. Masih sama tahun lalu karena masih menggunakan APBD 2016. Bahkan tahun lalu, banyak sisa anggaran,” ujarnya.

Karena itu, dalam laporannya ke Polisi Alex telah menyertakan 14 dokumen terjilid berisi data pembayaran dana insentif guru honorer di lingkungan Dispendasbud Mimika, sebagai bahan untuk menindak lanjuti laporan ini.

“Termasuk semua pernyataan kepala dinas (Jenny Usmani). Silakan dia nanti buktikan kebenaran pernyataannya itu di Polres,” kata Alex.

Sebelumnya, ratusan guru honor telah menggelar unjuk rasa menuntut insentif di Kantor Dispendasbud Mimika, di Kompleks Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Senin (24/7) lalu. Mereka bahkan menggembok kantor dinas tersebut. (rum/SP)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga