Legislator Mimika Tegaskan Kontraktor Wajib Pasang Papan Proyek

Jumat, 20 Jul 2018 18:25 WIT
Proyek pelebaran Jalan Cenderawasih. (Foto: Mujiono/SP)

TIMIKA | Anggota Komisi C DPRD Mimika Thadeus Kwalik meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika agar menekankan kepada kontraktor untuk memasang papan informasi proyek pada setiap pekerjaan fisik.

 

“Kepada seluruh OPD dan kontraktor, apabila mengerjakan kegiatan fisik untuk memasang papan proyek,” kata Tadeus kepada wartawan di Kantor DPRD Mimika, Kamis (19/7).

 

Thadeus mengatakan, papan proyek tersebut harus dipasang sebagai bentuk informasi setiap kegiatan yang menggunakan uang rakyat dari APBD. Dimana pada papan proyek dicantumkan berapa anggarannya, jenis kegiatan, waktu pengerjaan dan siapa yang mengerjakan.

 

Dengan demikian, masyarakat bisa turut serta dalam mengawasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. 

 

“Semua pembangunan di daerah ini berasal dari pajak. Uang pajak didapatkan dari masyarakat. Sehingga tidak ada salahnya kalau papan proyek ini dipasang, agar masyarakat juga tahu. Apalagi sekarang ini sudah jamannya transparansi. Apa yang ditakutkan,” ujarnya.

 

Thadeus mencontohkan pengerjaan Jalan Cenderawasih yang sekarang sedang berlangsung. Menurut dia, seharusnya dipasang papan informasi proyek dalam pekerjaan tersebut. Dimana proyek ini sudah dikerjakan dalam dua tahap, kini memasuki tahap kedua. 

 

"Masyarakat harus tahu besaran anggaran yang digunakan dalam proyek itu dan juga tahun anggarannya, termasuk lama proyek berjalan serta kejelasan panjang jalan yang dikerjakan," kata Thadeus.

 

Ia menemukakan, anggaran yang dipakai untuk pengerjaan Jalan Cenderawasih mencapai Rp50 Miliar untuk pengerjaan sekitar 1 Kilometer. Namun belakangan ada lagi permintaan dana yang mencapai Rp70 Miliar.

 

Dirinya berpendapat, permintaan penambahan anggaran tersebut tidak jelas, sebab tidak diketahui berapa panjang jalan yang akan digarap dengan pengajuan dana sebesar itu.

 

"Jangan mainkan anggaran dan membohongi masyarakat. Karenanya diperlukan papan informasi proyek agar masyarakat tahu pekerjaan yang dilakukan,” tuturnya. (mjo/SP)

Kategori:
Bagikan