Pemkab Mimika Komitmen Sukseskan Imunisasi MRP

Selasa, 07 Agu 2018 17:18 WIT
Sekda Mimika Ausilius You saat meneteskan vaksin pada siswa SD YPPK Santo Yohanis pada pencanangan imunisasi Measles (campak), Rubella, dan Polio (MRP) (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berkomitmen mensukseskan imunisasi measles (campak), rubella, dan polio (MRP). Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Mimika, yakni melakukan pencanangan pemberian imunisasi MRP yang dipusatkan di SD YPPK Santo Stefanus, Selasa (7/8).

Pada pencanangan imunisasi MRP, ditandai dengan penetesan vaksin pada beberapa siswa SD YPPK Santo Yohanis, komplek sekolah dan asrama Solus Populi, SP3, Kabupaten Mimika, Papua yang dilakukan oleh Sekda Mimika Ausilius You, dan diikuti oleh Kepala Dinkes Mimika, Alfred Douw, Wakapolres Mimika, Kompol Arnolis Korowa, dan Kasdim 1710 Mimika, Mayor Inf Fahmil Idris

Sekda Ausilius You dalam sambutannya mengatakan, sampai saat ini, kita masih memiliki permasalahan kesehatan bagi anak-anak di Mimika. Khususnya mencakup masalah cakupan imunisasi dasar lengkap di Mimika, yang belum mencapai target nasional dan tidak sampai pada angka 80 persen. Dan pada sebagian besar Puskesmas tingkat universal child immunization (UCI) masih dibawah 80 persen. Artinya masih banyak desa-desa yang anaknya belum terlindungi dengan imunisasi dasar lengkap.

Tantangan dihadapi karena sulitnya akses mendapatkan dan memanfaatkan layanan kesehatan (yankes), geografis, ketersediaan tenaga kesehatan terlatih, dan logistic. Dimana rendahnya pemanfaatan yankes berdampak pada tinggingnya angka drop out untuk vaksinasi berkala, dimana orang tua tidak membawa anaknya untuk imunisasi secara rutin.

“Sebagai akibatnya, terjadi kejadian luas biasa (KLB) pada 2015 dan menyerang anak-anak kita, terutama untuk campak. Hal ini tentu tidak sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mengeliminasi campak, mengendalikan rubella, dan polio pada 2020 nanti,” kata Sekda.
 
Kata dia, komplikasi penyakit tersebut dapat menyebabkan kecacatan dan keamtian. Tentunya hal ini yang tidak kita harapkan pada anak-anak kita generasi masa depan Mimika. Karenanya, untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya MRP. Dan untuk mengejar ketertinggalan dan menutupi kemungkinan terjadinya KLB susulan, maka dilaksanakan kampanye imunisasi massal MRP.

“Imunisasi massal MRP dilakukan selama dua bulan, yakni Agustus dan September 2018. Ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten dan kota di luar Pulau Jawa ,termasuk Mimika. Dan ini adalah agenda nasional. Karenanya kami berkomitmen untuk menyukseskannya,” tutur Sekda. 

Ia menambahkan, pelaksanaan kampanye MRP di Papua menyasar kurang lebih 1 juta anak. Sementara Mimika sasarannya mencapai 55.749 anak usial 9 bulan sampai 15 tahun. Dan untuk memastikan terbentuknya kekebalan komunitas kita harus mencapai sedikitnya 95 persen, dari total jumlah sasaran kampanye. 

“Dengan pencanangan yang dilakukan ini, kami berharap bantuan dari semua pihak, agar mencapai 100 persen dari cakupan imunisasi MRP di Mimika. Dimana ini untuk memastikan tidak anak yang terlupakan,” ungkapnya. (mjo/SP)

Kategori:
Bagikan