Kapolres dan Ketua PN Pastikan Bangunan Masjid Al Akbar Tidak Dibongkar

Kamis, 09 Agu 2018 22:33 WIT

TIMIKA | Terkait sengketa lahan seluas 10 ribu meter persegi di Kompleks Masjid Al Akbar, Jalan Hasanuddin, Mimika Papua, Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Timika, Relly D Behuku memastikan bangunan Masjid Al Akbar tidak dibongkar.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan,  pelaksanaan eksekusi berjalan aman, walaupun awalnya ada sedikit protes. Namun setelah diberikan penjelasan, masyarakat bisa memahami. 

“Dari pelaksanaan eksekusi lahan ini, apabila dalam prosesnya ada masyarakat yang keberatan, maka bisa disalurkan melalui jalur hukum,” kata Kapolres usai eksekusi lahan, Kamis (9/8).

Menyangkut dengan bangunan Masjid Al Akbar yang berada di lahan sengketa, Kapolres mengatakan, pihaknya memastikan kalau bangunan masjid itu tidak dibongkar.

“Pada kesempatan ini, kami harap masyarakat tidak terprovokasi untuk melalukan hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai masalah ini diseret-seret ke isu-isu provokatif agama. Karena bangunan masjid itu tidak akan dibongkar, kami pastikan itu,” tegas Kapolres.

Hal senada juga disampaikan Ketua PN Kota Timika, Relly D Behuku bahwa, pelaksanaan eksekusi terhadap rumah warga di Kompleks Masjid Al Akbar ini atas keputusan tetap Mahkamah Agung (MA) RI nomor 1375 K/Pdt/2016, yang telah incraht (memiliki kekuatan hukum tetap). Namun pada pelaksanaan eksekusi ini ditunda  satu minggu.

“Pemberian waktu satu minggu ini, kami tidak memutuskan sendiri. Tapi sudah melakukan koordinasi dengan pemilik lahan seluas 10 ribu meter persegi, Hj Rohannah,” katanya.

Sedangkan menyangkut keberadaan Masjid Al Akbar, Relly menegaskan, yang dieksekusi adalah rumah warga bukan bangunan rumah ibadah. 

“Masjid Al Akbar tidak kami eksekusi atau dibongkar. Dan kami juga sudah meminta kepada Hj Rohannah, agar radius sekian meter untuk disediakan sebagai tempat parkir. Ini akan dituangkan dalam berita acara eksekusi,” kata Relly sembari mengatakan, jangan ada yang terprovokasi. Masjid ini, tidak akan kami bongkar. Dan tetap difungsikan sebagaimana mestinya.(mjo/SP)

Kategori:
Bagikan