400 Lebih ASN Disdik Papua Diwajibkan Rapid Test

Kepala Disdik Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait (Foto: Berti/SP)
Kepala Disdik Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait (Foto: Berti/SP)

JAYAPURA | Sebanyak 400 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Dinas Pendidikan (Disdik) Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua diwajibkan melakukan rapid test.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait di Jayapura, Jumat (26/6) mengatakan, rapid test harus dilakukan untuk memastikan seluruh pegawai bebas dari Covid-19, karena saat ini seluruh perkantoran sudah kembali normal.

“Dinas pendidikan ini paling banyak staf, kurang lebih 400 orang, karena itu kami minta dinas kesehatan membantu (lakukan Rapid test,red),” katanya

Menurut dia, rapid test tidak hanya wajib dilakukan pegawai negeri sipil, namun seluruh keluarga dan cleaning service di kantor tersebut juga diharuskan.

“Intinya kami ingin memastikan seluruh pegawai sehat dan bisa melakukan pelayanan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Dikatakan, dari 275 orang yang melalukan tes gelombang pertama, 5 orang dinyatakan reaktif dan diwajibkan melakukan swab.

“Jadi kemungkinan besar Senin (29/6) kelima orang tersebut akan lakukan tes lanjutan untuk memastikam status mereka,” ujarnya.

Untuk gelombang kedua, juga akan dilakukan rapid test bagi staf dan keluarga.

 

Reporter: Berti
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar