Pemkab Asmat Jalin Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan

Senin, 10 Sep 2018 22:50 WIT
Bupati Asmat Elisa Kambu dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Merauke Erfan Chandra Nugraha saat menunjukan piagam MoU. (Foto: Eman/SP)

ASMAT | Pemerintah Kabupaten Asmat terus meningkatkan pelayanan kesehatan di kabupaten tersebut. Salah satunya dengan menjalin kerja sama di bidang pelayanan kesehatan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Merauke.

Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Bupati Asmat  Elisa Kambu dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Merauke Erfan Chandra Nugraha di ruang kerja Bupati Asmat, Senin (10/9).

Adanya kerja sama itu, Pemerintah Kabupaten Asmat akan mengalokasikan anggaran dari APBD untuk kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya warga tidak mampu di Asmat.  Angsuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga akan ditanggung pemerintah setempat.

Bupati Asmat, Elisa Kambu mengharapkan kerja sama itu berdampak baik kepada masyarakat Asmat, terutama pelayanan yang baik oleh BPJS Kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, Puskesmas maupun klinik.

“Kami memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan karena memiliki niat tulus melayani masyarakat Asmat. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat yang lebih baik lagi untuk masyarakat,” kata Kambu.

Ia mengatakan janiman pelayanan kesehatan di Asmat sangat dibutuhkan oleh warga tidak mampu. Oleh sebab itu pemerintah setempat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Merauke.

“Pemkab Asmat sangat berkomitmen dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun kami juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” tuturnya.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Merauke Erfan Chandra Nugraha mengatakan BPJS Kesehatan Merauke membawahi empat kabupaten di selatan Papua, yakni Merauke, Asmat, Boven Digoel dan Mappi.

Chandra memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asmat, dalam hal ini bupati dan wakil bupati yang telah berkomitmen membiayai warga tidak mampu dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Terima kasih kepada Pemkab Asmat yang telah mengalokasikan anggaran untuk menjamin masyarakat, khususnya warga tidak mampu di Kabupaten  Asmat,” kata Chandra.

Ia menambahkan jumlah warga Asmat yang telah didata sebagai peserta PBI BPJS Kesehatan sebanyak 28.986 jiwa. 

“Masih ada sekitar 44 ribu yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (NT/SP)

Kategori:
Bagikan