Legislator Sebut Komisioner KPU Mimika Langganan Diberhentikan DKPP

Kamis, 13 Sep 2018 20:59 WIT
Saleh Alhamid

TIMIKA | Legislator Mimika Saleh Alhamid mengatakan bahwa, komisioner KPU Mimka langganan diberhentikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal ini menyusul empat komisioner kembali di berhentikan, pada Rabu (12/9) kemarin.

“KPU Mimika ini langganan diberhentikan oleh DKPP. Mulai masanya Carolus Tsunme, Yohanes Kemong, dan sekarang empat komisioner KPU Mimika diberhentikan oleh DKPP,” kata Saleh saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Kamis (13/9).

Dengan kondisi seperti ini, Saleh yang juga Ketua Komisi A DPRD Mimika tentunya menyesalkan hal itu. Sebab semua komisioner diberhentikan sebelum habis masa jabatannya. 

"Ini merupakan masalah komisioner KPU Mimika yang tidak memiliki kapabilitas atau memang sengaja mereka ciptakan sendiri," kata Saleh.

Saleh sangat menyayangkan dengan diberhentikan empat komisioner ini. Pasalnya, sudah tidak ada lagi pengganti dari komisioner KPU Mimika, dan tentunya hal ini akan mempengaruhi proses tahapan pemilu selanjutnya. 

Meskipun nantinya akan diambil alih oleh KPU Propinsi, namun menurut Saleh, KPU Papua tidak akan bekerja secara maksimal, karena mereka harus menjalankan tugas lainnya.

“Empat Komisioner KPU Mimika ini tidak ada PAW, sehingga ada dampak dari keputusan itu. Walaupun KPU Papua akan ambil alih, tapi jadi beban berat. Apalagi mendekati Pileg dan beban KPU Propinsi ini seluruh Papua,” ujarnya.

Olehnya itu, Saleh mengharapkan kepada panitia seleksi (pansel) KPU Mimika berikutnya, agar benar-benar melakukan seleksi dengan baik, dan mengerti masalah hukum dan perundang-undangan.

Hal ini baik adanya, sehingga jangan asal memilih komisioner jika tidak ingin diberhentikan DKPP.  Sebab, selain akan menghambat tahapan pemilu, juga akan mencoreng nama penyelenggara Pemilu.

“Rekruitmen KPU harus benar-benar dicari yang memiliki kapasitas dan kapabilitas. Terutama yang mengerti hukum dan perundang undangan. Sehingga nantinya keputusan KPU itu merupakan keputusan hukum tetap, dan tidak ada celah untuk digugat,” tuturnya. 

Perlu diketahui, berdasarkan keputusan nomor Nomor 142/DKPP-PKE-VII/2018, DKPP memberhentikan secara tetap empat Komisioner KPU Mimika, yakni Theodora Ocepina Magal, Yoel Luis Rumaikewi, Alfrets Petupetu, dan Derek Mote. Dan satu Komisioner KPU Mimika diberikan peringatan adalah Reinhard Gobai.

Keputusan DKPP ini berdasarkan pengaduan pihak pasangan Eltinus Omaleng-Jhohanes Rettob (OMTOB) dengan  Teradu Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika serta Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mimika.

Salah satu laporannya menyangkut ditetapkannya kembali pasangan calon (paslon) Hans Magal – Abdul Muis (HAM), dalam Pemilihan Bupati Mimika 2018.(mjo/SP)

Kategori:
Bagikan