seputarpapua.com

Kejari Timika Pastikan Kasus Korupsi Insentif Guru Segera Tahap Dua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kejari Timika Pastikan Kasus Korupsi Insentif Guru Segera Tahap Dua
Alex Sumarna (Sevianto/SP)

TIMIKA | Kejaksaan Negeri (Kejari) Timika sedang intens menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi insentif guru di lingkungan Dispendasbud Kabupaten Mimika tahun anggaran 2015.

Kepala Kejari Timika, Alex Sumarna, memastikan kasus ini akan segera ditingkatkan ke tahap dua pekan depan ini. Tim penyidik Kejaksaan kini sedang melakukan sinkronisasi berkas perkara.

“Ya, saya minta ke tim jaksa supaya kasus ini dipercepat karena masyarakat menunggu. Minggu depan kami siap tahap dua,” kata Sumarna kepada wartawan di Timika, Jumat (4/8/17).

Sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mimika telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp5,3 miliar tersebut.

Kasus yang telah mendapat sorotan banyak pihak ini dinyatakan ikut menyeret mantan Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Mimika berinisial NL.

Penyidik kepolisian mulai mencium adanya indikasi korupsi dana insentif guru setelah ratusan guru honor menggelar unjuk rasa. Para guru itu mempertanyakan dana insentif yang tak kunjung mereka terima. 

Adapun dana insentif guru di Mimika dibayarkan dua kali dalam setahun. Insentif tersebut dibagi dalam empat kategori yaitu sekolah dalam kota Rp9 juta per guru dan per semester, pinggir kota Rp9,6 juta, jauh dari kota Rp12 juta, dan sangat jauh dari kota Rp15 juta per guru. (rum/SP)

Berita Terkait
Baca Juga