BPS Prediksi Tsunami Palu Berdampak di Papua

Selasa, 02 Okt 2018 13:45 WIT
Tsunami yang terjadi di Palu beberapa waktu yang lalu

JAYAPURA | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua memprediksi dampak tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) akan terlihat dalam satu sampai dua bulan ke depan di Bumi Cenderawasih, Papua.

Kepala Bidang Distribusi Statistik BPS Provinsi Papua Bambang Ponco Aji kepada Antara di Jayapura, Senin (1/10) , mengatakan, pasalnya hingga kini Bumi Cenderawasih itu masih mendatangkan ikan mujair dari wilayah Sulawesi meskipun sudah memproduksi sendiri.

"Jika dalam satu atau dua bulan ini pasokan ikan mujair berkurang atau tersendat dari Sulawesi maka akan ada efeknya pada inflasi," katanya.

Menurut Bambang, selain ikan mujair, Papua juga masih mendatangkan telur ayam dari Bitung bukan hanya dari Surabaya sehingga dengan adanya bencana tsunami ini dikhawatirkan akan berdampak.

"Meskipun dalam satu atau dua bulan belum terlihat maka akan dapat dilihat pada dua atau tiga bulan selanjutnya, karena biasanya masih ada stok di gudang sehingga dalam beberapa pekan dapat dipenuhi permintaannya," ujarnya.

Dia menjelaskan faktor pengiriman barang-barang yang didatangkan dari wilayah Sulawesi sudah pasti terganggu sehingga secara otomatis dapat memengaruhi ketersediaannya, kemudian berdampak pada harga dan akhirnya mengganggu inflasi di Papua.

"Memang tantangan tersendiri bagi masyarakat Papua jika tidak ingin bergantung pada stok atau pasokan dari luar maka harus meningkatkan produksi dalam wilayah Papua," katanya.

Dia menambahkan sebenarnya produksi bahan pangan di dalam wilayah Papua sudah banyak, tetapi konsumsi masyarakat juga tinggi sehingga masih mendatangkan dari luar Bumi Cenderawasih itu untuk memenuhi kebutuhan warga.(Antara/SP)

Kategori:
Bagikan