seputarpapua.com

Klnik Bersalin di Mimika akan Ditertibkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Klnik Bersalin di Mimika akan Ditertibkan
FOTO BERSAMA – Ketua IBI Mimika dan Pemilik BPM Mustika – Foto : Istimewa

TIMIKA | Dalam waktu dekat ini, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Mimika akan menertibkan klinik bersalin dan tempat praktik bidan yang tersebar di Kota Timika.

Pernertiban ini,  sebagai langkah upaya dari IBI untuk menjaga profesionalitas dan standar kualitas pelayanan profesi bidan kepada masyarakat.

Ketua Cabang IBI Mimika, Innah Gwijangge, SST., MKeb., MHKes mengakui, selama ini ada bidan yang membuka praktik  secara terselubung. 

“Kami akan turun monitoring untuk tertibkan legalitasnya.  Karena selama ini ada yang buka praktik sembunyi –  sembunyi. Sesuai fugsinya, seorang bidan berhak membuka tempat praktik swasta asal patuhi prosedur,” kata Innah kepada wartawan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Mustika, Jalan Pemuda Kelurahan Kamoro Jaya SP1, Sabtu (5/8).

Dijelaskan,  seorang bidan mengemban empat fungsi yakni, pendidik, pelaksana, pengelola dan peneliti. Sehingga, seorang bidan yang membuka praktik mandiri pada dasarnya sedang menjalankan fungsinya tersebut.

Sebuah Bidan Praktik Mandiri (BPM),  lanjut dia,  harus memilki ijin resmi dari Dinas Kesehatan berdasarkan rekomendasi dari IBI Mimika, dan surat ijin yang sudah diperoleh harus dipajang di tempat praktik agar diketahui oleh pengunjung.

“Seperti yang telah dilakukan oleh BPM Mustika, ” katanya.

Untuk itu, kata dia,  saat melakukan penertiban nantinya,  pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

“Kami akan turun bersama Bidang PPSDM Dinkes untuk mengecek legalitasnya sekaligus mendata bidan yang dipekerjakan. Karena klinik bersalin atau BPM tidak boleh mempekerjakan bidan yang belum memilki STR (Surat Tanda Registrasi-red). Bahkan jika memang layak, BPM bisa kami rekomendasikan naik satus menjadi Bidan Delima,” kata Innah. (ipa/SP)

Berita Terkait
Baca Juga