Satu Warga Tewas Dalam Pertikaian di Tolikara

Selasa, 09 Okt 2018 20:45 WIT
Kombes AM Kamal

JAYAPURA | Polisi menyebutkan satu warga tewas dan 10 lainnya luka-luka setelah pertikaian antara dua kelompok warga di Distrik Umagi, Kabupaten Tolikara, Papua, Selasa (9/10) pagi, sekitar pukul 09.00 WIT..

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Kota Jayapura, Selasa, mengatakan pertikaian antara dua kelompok warga itu berawal dari rencana penyelesaian kasus perzinahan.

"Namun dari pihak laki-laki datang ke tempat yang disepakati untuk selesaikan masalah dengan membawa alat tajam berupa busur dan anak panah, sehingga pertikaian tidak terhindarkan," katanya pula.

Akibatnya, kata dia, empat orang warga dilarikan ke Puskesmas Mamit, dan enam warga lainnya dibawa ke RS Karubaga untuk menjalani perawatan medis.

"Sementara satu warga yang tewas yang belum diketahui namanya dan langsung dikremasi oleh warga sesuai dengan adat setempat," kata dia.

Sedangkan aparat kepolisian di Tolikara, lanjut Kamal, setelah menerima laporan dari warga langsung ke lokasi tempat pertikaian dengan jarak tempuh tiga jam perjalanan.

"Kita semua tahu bahwa geografis di Tolikara berbukit, sehingga sore hari tadi anggota di lapangan baru tiba di lokasi dan langsung menemui sejumlah pihak untuk menyelesaikan kasus tersebut pada esok hari," katanya.

Terkait persoalan itu, Kamal mengatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan tindak kekerasan yang berujung adanya korban jiwa.

"Iya, tentunya kita melihat manfaat dan risiko yang lebih kecil dalam penegakan hukum di lapangan, tidak serta merta pukul rata, pakai hukum positif lalu adat atau sebaliknya tetapi melihat lebih luas bagaimana menyelesaikan persoalan ini tanpa menimbulkan konflik sosial baru di tengah warga," kata dia.

Kamal menegaskan bahwa Polri dan TNI dalam menyelesaikan konflik sosial di tengah masyarakat lebih mengedepankan sikap humanis dengan melibatkan semua pihak. (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan