Politisi PDIP Minta Perekrutan KPU Mimika Dipercepat

Rabu, 10 Okt 2018 15:25 WIT
Karel Gwijangge

TIMIKA | Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mimika, Papua Karel Gwijangge meminta perekrutan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dipercepat. Hal ini dilakukan agar agenda maupun tahapan jelang Pemilu Legislatif dan Pelilu Presiden 2019 dapat berjalan dengan baik.

“Kenapa saya minta dipercepat? Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama Pemilu nanti,” kata Karel di Kantor DPRD Mimika, Rabu (10/10).

Kata dia, kalau menurut aturan, komisioner KPU Mimika yang definitif pada Maret 2019 nanti. Tetapi, kalau dilihat dari waktu yang ada terhadap pelaksanaan pemilihan, yakni April 2019, maka menyisakan waktu satu bulan. Dan itu tidak masuk akal bagi komisioner yang baru bisa optimal dalam menyelenggarakan Pemilu.

Meskipun saat ini tugas dan kewenangan KPU Mimika diambilalih oleh KPU Provinsi, namun tentu tidak akan maksimal karena KPU Provinsi tidak hanya mengurusi Mimika saja, tetapi 29 kabupaten/kota yang ada di Papua.  

“Kalau perekrutan dan pelantikan KPU Mimika dilakukan pada Februari, maka akan ada masalah. Ini berdasarkan pengalaman, setiap Pemilu, saya tidak pernah mendapatkan undangan sesuai dengan nama. Dan ini hampir terjadi disetiap Pemilu,” katanya.

Selain itu, hampir semua komisioner KPU Mimika tidak menjadi penyelenggara yang baik. Kurangnya pengetahuan dan tidak netralnya penyelenggara menjadi faktor utama. 

Oleh karena itu, Karel meminta KPU RI memberikan kebijakan khusus terhadap Mimika, untuk mempercepat perekrutan Komisioner KPU. Sehingga komisioner-komisioner tersebut mendapatkan pembekalan yang matang. 

“Kalau masih berpegang teguh pada mekanisme dan tetap dilantik pada Februari 2019, maka pengetahuan komisioner yang baru terhadap Pemilu ini kurang. Dan kalau itu terjadi, maka bisa dipastikan Pemilu 2019 tidak berjalan dengan sehat,” tuturnya

Ditambah lagi, sampai saat ini belum ada sekretaris KPU. Dan ini menjadi masalah, seperti pada saat pelaksanaan Pilkada 2018 kemarin.

“Saya berharap kondisi ini menjadi perhatian semua pihak, baik itu Pemda Mimika, Pemprov Papua, dan lainnya untuk mendorongnya. Sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 di Mimika ini berjalan dengan baik dan sehat,” ungkapnya. (mjo/SP)

Kategori:
Bagikan