Timika Kembali Terancam Kabut Asap Kiriman Dari Merauke

Rabu, 10 Okt 2018 17:24 WIT

TIMIKA | Kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan di Merauke, Papua mulai memasuki Timika. Pada pagi dan sore hari asap terlihat jelas menyelimuti kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika dan sekitarnya.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Timika, Sony Hartono, mengatakan kabut asap di Timika telah nampak sejak 5 Oktober 2018 lalu hingga hari ini, Rabu (10/10). 

Meski begitu, menurut Sony, ketebalan kabut asap untuk sementara ini belum berdampak serius terhadap jarak pandang penerbangan dari dan ke Bandara Timika. Begitupun dampak terhadap kesehatan warga. 

“Saat ini kita belum bisa mengukur secara pasti resiko kesehatan untuk warga Mimika karena kita belum memiliki alat ukur untuk mendeteksinya,” kata Sony di Timika, Rabu. 

Sony menerangkan, saat ini di wilayah Merauke terdeteksi puluhan titik api sehingga kemudian asap kebakaran itu terbawa angin tenggara hingga ke Timika. 

“Benar saat ini kabut asap sedang melanda Timika, karena angin di wilayah Papua ke arah Tenggara, jadi kalau ada kebakaran di Merauke asapnya lari ke Timika,” kata Sony.

Ia memprediksi kabut asap akan melanda Timika cukup lama karena bertepatan dengan musim El Nino (memanasnya suhu air laut di Samudra Pasifik), dimana suhu panas dan curah hujan akan berkurang di Timika. 

“Kalau kabut asap ini kemungkinan besar akan lama, karena memang kondisi saat ini akan menuju El Nino,” kata Sony.

BMKG Mimika telah mendata 110 titik panas di wilayah Papua dan Maluku. Titik panas terbanyak terdeteksi di wilayah Merauke, Kepulauan Yos Sudarso yang mencapai 70an titik panas. 

"Hal serupa juga pernah terjadi pada beberapa tahun sebelumnya," ujar Sony. 

Sony menambahkan, awan penghujan di wilayah Timika saat ini terlihat cukup tipis sehingga asap yang melanda Timika dan sekitarnya bisa berlangsung hingga turun hujan.  

“Seandainya ada hujan bisa menghambat asap masuk ke Timika, namun beberapa minggu belakangan ini tidak ada hujan, adapun pada sore hari namun berlangsung cepat, sementara angin saat ini masih bertiup kencang dari arah tenggara Merauke,” jelasnya. (trx/rum/SP)

Kategori:
Bagikan