48 Atlet PON di Klaster Mimika Terserang Malaria, ini Penjelasan Kadinkes

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)
SCREENING | Tim kesehatan dari Dinkes Mimika melakukan screnning malaria terhadap atlet dan ofisial dari kontingen Papua di klaster Mimika, Senin (6/9/2021). (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Bidang Kesehatan Sub PB PON Klaster Mimika menemukan 52 kasus malaria selama pelaksanaan PON.

Kasus malaria ditemukan saat bidang kesehatan melakukan surveilans sebelum, saat dan sesudah PON.

Dari 52 kasus, 48 diantaranya adalah atlet dari Papua yang memang berasal dari daerah endemik.

Kemudian 4 kasus adalah sopir bus yang masih menjalani pengobatan namun saat ini sudah membaik.

“Berdasarkan hasil investigasi kami, sebenarnya ada kecenderungan sebagian besar ada yang sudah terpapar dari daerah asal. Sementara yang lain bukan atlet tapi terpapar malaria itu kami melakukan investigasi lingkungannya bagaimana berjalan atau tidak, mungkin karena melakukan kegiatan di malam hari, tapi semua sudah ditangani dengan baik,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra di Media Center PON XX Papua, Klaster Mimika, Kamis (14/10/2021).

Ia pun sempat khawatir mengenai eliminasi malaria dimana ditakutkan banyak atlet dan para tamu terpapar Malaria. Namun terbukti bahwa atlet dari luar Papua hingga kini tidak ditemukan terserang malaria.

“Kalau dibagi dari jumlah atlet itu dibawah satu persen, 0,0 sekian persen artinya pengendalian malaria sukses meskipun ada yang terpapar,” jelas Reynold.

Baca Juga:

Dikatakan, ada beberapa pekerjaan yang harus terus dilaksanakan oleh bagian kesehatan meskipun PON XX telah usai.

“Pekerjaan untuk malaria belum selesai karena pasca PON kami akan tetap memantau apakah semua kontingen yang datang akan terpantau selama tiga bulan terakhir, dan jika aman, maka laporan malaria bisa kami clearkan bahwa semua tidak terkena malaria. Jadi tugas kami belum selesai,” pungkasnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Tiga Prajurit Tewas Diserang KKB, Jenderal Andika Terbang ke Papua
Tiga Prajurit Tewas Diserang KKB, Jenderal Andika Terbang ke Papua
Buntut Temuan Mayat, Warga Palang Perempatan SP 1  SP 4
Buntut Temuan Mayat, Warga Palang Perempatan SP 1 SP 4
Warga Temukan Mayat dalam Galian Kabel Optik di Timika
Warga Temukan Mayat dalam Galian Kabel Optik di Timika
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Baca Juga