seputarpapua.com

Polisi Evakuasi Puluhan Nelayan Non Papua dari Pomako

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Polisi Evakuasi Puluhan Nelayan Non Papua dari Pomako
Puluhan nelayan yang masih diamankan di Kantor Polsek Pelabuhan Pomako, Timika – Foto : Sevianto/SP

TIMIKA | Polisi mulai mengevakuasi puluhan nelayan non Papua dari Kawasan Pelabuhan Pomako, Timika, Papua, Rabu (9/8/17) malam, pasca kerusuhan antar kelompok nelayan di wilayah itu.

Total ada 103 nelayan non Papua sebelumnya diamankan di Kantor Kepolisian Sektor Pelabuhan Pomako, guna mengantisipasi ha-hal tidak diinginkan terjadi.

Masyarakat setempat sempat melakukan pemalangan ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Timika – Pelabuhan Pomako. Akhirnya, polisi berencana mengevakuasi para nelayan melalui jalur laut menuju Pelabuhan Amamapare.

Pasca bentrok antar nelayan asli Papua dan non Papua membuat situasi di Kawasan Pomako, Timika, Papua, mencekam. Satu nelayan tewas diduga tertembak dalam peristiwa itu.

Kejadian bermula pada saat Ketua RT 08 Adam Cir dan Ketua Nelayan Semi Warnuse, datang ke Polsek Pelabuhan untuk membahas  adanya moratorium oleh Dinas Perikanan Mimika.

Pada saat bersamaan datang beberapa orang membuat keributan di Kantor Polsek Pelabuhan. Dari situ mulai terjadi keonaran hingga berujung bentrok.

Dari peristiwa itu, seorang warga bernama Theo Cikatem (20) tewas setelah diduga tertembak di bagian perut. Kemudian beberapa warga lainnya luka-luka dan dilarikan ke UGD RSUD Mimika.

Saat ini satu peleton anggota Dalmas Polres Mimika masih bersiaga di lokasi kejadian.  Pengamanan disusul satu unit kendaraan taktis milik Brimob Batalyon B Timika.

Pimpinan kepolisian di Mimika, Papua, belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian ini. (rum/SP)

Berita Terkait
Baca Juga