Dinkes Papua Catat 38.874 Kasus HIV-AIDS, Tertinggi di Indonesia

Sabtu, 01 Des 2018 15:56 WIT
Ilustrasi

JAYAPURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mencatat jumlah kasus HIV-AIDS di Provinsi Papua menembus angka 38.874 per 30 September 2018 dimana Papua menempati posisi tertinggi di Indonesia berdasarkan persentasi jumlah penduduk.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Aloysius Giyai di Jayapura, Sabtu (1/12), mengemukakan jumlah kasus HIV/AIDS di provinsi itu sudah menembus angka 38.874 per 30 September 2018 dimana Papua menempati posisi tertinggi di Indonesia berdasarkan persentasi jumlah penduduk.

Sementara secara absolut/riil jumlah kasus, Papua berada di urutan ke empat dari 34 provinsi setelah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat.

"Selain faktor heteroseksual, juga karena faktor perantara misalnya daerah penambangan liar dimana transaksi seks PSK dibayar dengan hasil dulang emas, tidak mesti harus cash atau tunai," ujarnya.

Mantan Direktur RSUD Abepura ini mengatakan, daerah-daerah dimana kasus HIV/AIDSnya tinggi karena peredaran miras yang masih terjadi secara bebas dan juga banyaknya anak-anak aibon yang berkeliaran.

Lanjut dia, sejumlah survei dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melihat fenomena seks bebas anak-anak di bawah usia 15 tahun di terminal dan barter seks yang sangat tinggi dimana satu perempuan digilir bersama oleh pasangan seksnya, jika ini tak dihentikan, maka penyebaran HIV/AIDS sangat cepat. 

"Saya melihat dari data kasus dan fakta penyebab HIV-AIDS, semua sektor harus peduli dan bekerja nyata bersama instansi teknis, Dinas Kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan lembaga swadaya masyarakat bersama sama menekan penyebaran HIV," ujarnya.

Sektor lain yang dimaksud, kata dia, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Pendidikan, harus peduli dan terlibat langsung.Dan tentu saja masing-masing pemimpin agama dan orang tua diharapkan menjaga pergaulan anak-anak.

"Tahun 2019 harus ada kebijakan bersama lintas sektor untuk tekan kasus HIV-AIDS di Papua. Sejauh ini Dinas Kesehatan Provinsi Papua terus melakukan intervensi, asistensi teknis maupun program, bimtek dan pendampingan kepada kabupaten/kota dalam hal penanggulangan HIV-AIDS," ujarnya. (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan