Polisi Selidiki Informasi Pembantaian Pekerja Jembatan di Nduga

Senin, 03 Des 2018 23:10 WIT
Kombes Pol. AM Kamal

TIMIKA | Kepolisian Daerah Papua tengah menyelidiki adanya informasi bahwa telah terjadi pembantaian terhadap para pekerja proyek pembangunan jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Pihak kepolisian baru menerima informasi dari masyarakat pada Senin (3/12). Sementara peristiwa pembantaian para pekerja PT. Istika Karya itu dilaporkan telah terjadi pada Minggu (2/12).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, sebelumnya pada Sabtu (1/12) Cahyo selaku Project Manager PT. Istika Karya dihubungi dengan nomor handphone yang biasa digunakan oleh Jhoni selaku koordinator lapangan perusahaan itu. 

"Akan tetapi bapak Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut," kata Kombes Kamal dalam siaran pers, Senin.

Jhoni merupakan koordinator lapangan PT. Istika Karya untuk pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi, yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan jembatan di Kali Aurak, Kali Umtlat, Kali Yigi, Kali Nigidirik, Distrik Yigi.

Terakhir, PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam, Monang Tobing, melakukan komunikasi melalui sms dengan Jhoni pada Jumat (30/11).

Sementara itu, informasi dari pos Satgas Pamrahwan 755/Yalet di Napua, Wamena bahwa pada Jumat pukul 04.00 WIT satu unit kendaraan bak terbuka bermuatan solar milik PT. Istaka Karya menuju camp di Distrik Yigi dengan membawa lima orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya pada Sabtu pukul 02.00 WIT, dua kendaraan menuju camp di Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Kemudian pada tanggal Minggu pukul 20.00 WIT, satu kendaraan telah kembali ke Wamena.

"Namun dari informasi yang diterima, satu unit mobil strada yang membawa 15 orang pekerja proyek PT Istaka Karya hingga kini belum kembali ke Wamena," ujar Kamal. 

Mendapat informasi tersebut, personil gabungan Polri dan TNI dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga. 

Namun saat tiba di kilometer 46 , tim bertemu satu kendaraan dari arah Distrik Bua yang menyarankan agar sebaiknya tim segera balik karena jalan tengah ditutup oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Saat ini personil gabungan TNI/Polri telah diterjunkan untuk mengecek informasi tersebut dan selalu siap melakukan evakuasi terhadap para korban dan menangkap para pelaku," kata Kamal. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan