Empat Pekerja Jembatan di Nduga Alami Luka Tembak Ditemukan Selamat

Selasa, 04 Des 2018 18:53 WIT
Kombes Pol Ahmad M Kamal (Foto: Yandri/SP)

TIMIKA | Empat orang pekerja jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, berhasil melarikan diri saat kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan pembantaian pada Minggu (2/12).

Pada Selasa (4/12) aparat gabungan TNI dan Polri dengan kekuatan 153 personil telah tiba di Mbuma, distrik terdekat dari TKP di Distrik Yigi. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dan diperkirakan ditempuh selama dua jam ke Distrik Yigi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, di Distrik Mbuma aparat gabungan telah bertemu dengan empat orang pekerja berjalan kaki saat berupaya melarikan diri. 

Empat orang terdiri atas Martinus Sampe (karyawan PT. Istaka Karya) mengalami luka tembak di kaki kiri, Jefrianto (karyawan PT. Istaka Karya) mengalami tembak di pelipis kiri, Irawan (karyawan Telkomsel), dan John (petugas Puskesmas).

"Dari ke-4 orang tersebut didapatkan keterangan bahwa pos TNI yang berada di Distrik Mbuma telah hancur diserang dan satu anggota TNI meninggal dunia yang dilakukan oleh Kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya," jelas Kamal dalam siaran pers, Selasa. 

Kombes Kamal menyebut, kekuatan KKB pimpinan Egianus Kogoya yang melakukan penyerangan terhadap Pos TNI Mbuma diperkirakan berjumlah sebanyak 250 orang ditambah warga masyarakat setempat yang mendukung aksi mereka.

Sementara itu, ke-4 pekerja yang berhasil meloloskan diri kini telah dievakuasi ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Tim medis sudah menjemput mereka di Habema.

"Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni melakukan evakuasi korban selamat ke Wamena, melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata," pungkas Kamal. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan