Kodam Cenderawasih Perkuat Personel Evakuasi Korban Penembakan

Rabu, 05 Des 2018 11:37 WIT
Mayjen TNI Joshua Pandit Sembiring (Dok Pendam Cenderawasih)

JAYAPURA | Kodam XVII Cenderawasih, Rabu (5/12) pagi, mengirim kembali satu kompi dari Yonif 751 VJS Sentani, untuk memperkuat personel gabungan yang sudah dikerahkan ke Nduga.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Joshua Sembiring kepada Antara, mengatakan prajurit TNI kini sudah berada di Wamena setelah diterbangkan dari Sentani dengan menggunakan pesawat hercules.

Sebelumnya tercatat 169 personel gabungan TNI-Polri sudah dikerahkan ke Nduga untuk melakukan proses evakuasi terhadap para korban pembunuhan KKB yang menewaskan karyawan PT Istaka yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Distrik Yigi. 

"Selain mengerahkan personel, proses evakuasi juga menggerahkan empat helikopter termasuk satu unit jenis MI dan Bolco," kata mantan Kasdam Siliwangi melalui telepon selularnya.

Ia mengatakan, saat ini proses evakuasi sedang dilakukan baik terhadap karyawan maupun anggota TNI yang menjadi korban.

"Evakuasi diawali dari kawasan kali atau sungai kecil Yigi dan sekitar gunung Tabo," kata Mayjen TNI Sembiring.

Pangdam yang mengaku bersama Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin berada di Wamena mengatakan, faktor cuaca dan kondisi geografi yang menyulitkan proses evakuasi.

"Proses evakuasi saat di kali Yigi dan sekitar gunung Tabo sedang dilakukan dan diharapkan tidak ada kendala berarti, karena selain dilakukan melalui darat juga melalui udara," katanya. 

Data yang dihimpun Antara mengungkapkan karyawan PT. Istaka yang tercatat sebanyak 25 orang tersebar di kali Yigi, kali Kabunggame dan base camp di Yall.

KKSB, Minggu (2/12) menyerang dan membunuh para pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan jembatan, yang awalnya dilaporkan 24 orang meninggal. Pada Senin (3/12) sekitar pukul 18.30 WIT, KKB menyerang Pos TNI Mbua hingga menyebabkan satu prajurit tewas tertembak. (Antara/rum/SP)

Kategori:
Bagikan