Delapan Jenazah Warga Sipil Korban Penembakan Tiba di Timika

Kamis, 06 Des 2018 13:39 WIT
Jenazah korban penembakan tiba di Hanggar Helikopter Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (6/12). (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Sebanyak delepan jenazah korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata atau (KKB) Nduga, Papua, Kamis (6/12) sekitar pukul 11.40 WIT tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Ke-delapan jenazah itu diangkut dengan helikopter Bell milik TNI AD dari Nduga.

Begitu tiba di Hanggar Helikopter Bandara Mozes Kilangin Timika, jenazah para korban yang dimasukan dalam tiga kantung jenazah langsung dievakuasi ke mobil ambulans.

Saat ini jenazah pekerja jembatan proyek pembangunan jalan Trans-Papua itu tengah dalam proses identifikasi oleh Tim Forensik Mabes Polri.

Delapan jenazah lainnya kini dalam proses evakuasi dari Nduga ke Timika. Dimana total korban meninggal dunia dari aksi penembakan KKB pimpinan Egianus Kogoya berjumlah 16 orang ditambah satu prajurit TNI. 

Proses identifikasi jenazah dilakukan di bagian belakang Hanggar Helikopter Bandara Timika milik PT Freeport Indonesia yang dikelola PT AVCO.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Wakapolri Komjen Polisi Ari Dono Sukmanto dan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa ikut menyaksikan dari dekat proses evakuasi jenazah para korban yang diduga merupakan karyawan PT Istaka Karya itu.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan sejauh ini aparat gabungan TNI-Polri telah menemukan 16 korban jiwa akibat tindak kekerasan oleh KKB Wilayah Ndugama pimpinan Egunius Kogoya itu.

Dengan demikian proses evakuasi jenazah para korban meninggal dari Nduga ke Timika tersisa satu kali penerbangan helikopter dari Penerbad dan diperkirakan akan rampung pada Kamis siang.

Panglima TNI mengatakan para prajurit TNI-Polri yang telah menguasai Gunung Kabo, lokasi pembantaian puluhan pekerja PT Istaka Karya oleh KKB masih terus mencari para korban yang meninggal dunia maupun korban selamat dalam tragedi kemanusiaan pada 2 Desember malam itu.

Pada Sabtu (1/12), KKSB yang merupakan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) membantai para pekerja PT. Istaka Karya yang sedang mengerjakan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. 

Selanjutnya pada Senin (3/12) sekitar pukul 18.30 WIT, KKSB menyerang Pos TNI 755/Yalet, Distrik Mbua, hingga menyebabkan satu prajurit tewas dan lainnya mengalami luka tembak. (Antara/rum/SP)

Kategori:
Bagikan