Kabar TNI Sandera Ketua DPRD Nduga, Kodam: Itu Propaganda Murahan

Kabar TNI Sandera Ketua DPRD Nduga, Kodam: Itu Propaganda Murahan
Kolonel Inf Muhammad Aidi. (Foto: Sevianto P. /SP)

TIMIKA | Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menyebut kabar TNI-Polri menyandera rombongan ketua DPRD Nduga pada malam Natal merupakan sebuah propaganda murahan yang digulirkan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) Papua.  

"Berbagai macam propaganda murahan digulirkan oleh pihak KKSB sebagai upaya untuk mencari pembenaran atas tindakan keji pembantaian terhadap puluhan masyarakat sipil di Distrik Yigi Kabupaten Nduga awal Desember lalu," kata Aidi dalam keterangan tertulis, Rabu (2/12). 

Klarifikasi Kodam Cenderawasih tersebut menyusul pemberitaan di beberapa media yang mengutip pernyataan juru bicara TPN-OPM Sabby Sambom, bahwa TNI-Polri menyandera rombongan ketua DPRD Nduga yang akan masuk ke Mbua kompleks pada malam Natal.

Sabby yang tengah berada di Papua Nugini mengatakan, dalam rombongan itu ada Ketua I dan II DPRD Kabupaten Nduga. Mereka melakukan perjalanan dari Wamena menuju Distrik Yigi pada 28 Desember. Saat tiba di Mbua, rombongan lalu disandera oleh TNI-Polri yang berjaga. 

"Selain dari Sabby Sambon, saya juga mendapat kiriman laporan dari seseorang bernama Abola Botac Kogoya yang dikirimkan ke berbagai media besar. Intinya sama yang diberitakan oleh Sabby," ungkap Aidi.

Menurut Aidi, propaganda berita bohong yang dilakukan KKSB bukan kali ini saja. Isu serangan udara dan bom pospor sebelumnya juga diarahkan kepada TNI-Polri untuk membuat pembenaran seolah penegak hukum telah melanggar HAM. 

IKLAN-TENGAH-berita

"Kini gerombolan separatis kembali melemparkan isu hoax yang sangat absrud dan tidak bertanggung jawab," kata Aidi, mantan Dandim Jayawijaya. 

Kolonel Aidi mengapresiasi media atas profesionalisme mereka yang terlebih dahulu meminta konfirmasi kepada pihak TNI, sebelum menerbitkan informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. 

"Namun demikian, saya juga sangat menyayangkan beberapa media yang hanya sekedar kejar tayang, yang penting bisa membuat sensasi tanpa berusaha mencari data dan fakta otentik secara bertanggung jawab," sesal Aidi. 

Fakta di lapangan, kata Aidi, pada 24 Desember 2018 telah dilaksanakan misa Natal gabungan TNI-Polri dan masyarakat dihadiri pebeberapa pejabat daerah termasuk ketua PAK HAM Papua Matius Murib di Distrik Mbua, sekaligus dilaksanakan pembagian bantuan sembako dan hadiah Natal dari TNI-Polri kepada Masyarakat.

Kemudian pada 29 Desember, gabungan TNI-Polri serta pebajat pemda dipimpin Wakil Bupati Nduga melaksanakan perayaan Natal di Distrik Dal (diantara Distrik Mbua dan Yigi). 

"Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembagian bantuan sembako dari TNI-Pori kepada masyarakat, termasuk pengobatan massal kepada rakyat oleh Tim Kesehatan Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih," jelasnya. 

Ia menambahkan, bahwa TNI-Polri adalah institusi yang sangat terbuka dan tentu saja siap kapan saja dimintai konfirmasi berkaitan dengan tugas mereka melakukan pengamanan dan menjaga kedaulatan negara. 

"Selaku Kapendam mewakili institusi TNI khususnya Kodam XVII/Cenderawasi, berulang kali saya sampaikan ke media bahwa segala pernyataan yang saya keluarkan ke publik, aaya siap pertanggung jawabkan baik secara moral maupun secara hukum," tandasnya.

Ia juga berharap kepada Ketua I DPRD Nduga Alimi Gwijangge dan Ketua II DPRD Nduga Dinar Kalnea yang disebut Sabby Sambon sedang disandera oleh TNI-Polri, dapat secara jujur dan terbuka mengklarifikasi informasi tersebut agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru. 

"Jangan sampai beliau-beliau juga adalah bagian dari pembuat berita hoax. Apalagi korban yang dikisahkan itu adalah para pejabat. Tentunya mereka juga dapat dihubungi setiap saat apakah benar mereka sekarang sedang disandera oleh TNI-Polri," imbuhnya. (rum/SP)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar