Tim Putra Mimika Juarai Kejurda Bola Basket Papua 2019

Minggu, 27 Jan 2019 17:06 WIT
Foto bersama Tim Basket Putra Mimika dengan Asisten II Setda Christian Karubaba dan Ketua KONI Mimika Caesar Tunya usai pertandingan. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Tim basket putra Kabupaten Mimika meraih juara 1 pada kejuaraan daerah (Kejurda) bola basket Papua 2019 yang diselenggarakan pada 22 - 26 Januari di Mimika Sport Complex, Timika.

Tim putra Mimika meraih juara 1 pada nomor pertandingan 5 on 5 melawan Kabupaten Jayapura, Sabtu (26/1) malam. Pada nomor pertandingan 3 on 3 tim putra Mimika juga meraih juara 2. Sedangkan tim putri Mimika meraih juara 2 pada nomor pertandingan 5 on 5 dan 3 on 3.

Tidak hanya itu, dua pemain putra dan putri Mimika juga menjadi  pemain terbaik Kejurda Papua diantaranya, Imanuel Onawame dan Jean Mansi. Total ada 6 piala yang diraih. 

Selain piala, tim basket putra dan putri Mimika juga mendapatkan medali dan uang pembinaan dari Perbasi Papua sebesar Rp 10 juta untuk juara 1, Rp 7 juta untuk juara 2 dan Rp 5 juta untuk juara 3.

Asisten II Setda Mimika, Christian Karubaba mengatakan, kegiatan Kejurda yang baru saja diselesaikan ini merupakan langkah nyata membentuk pendidikan karakter, sebab melalui olahraga kita belajar kreatif, bertanggung jawab dan memiliki daya saing.

Dalam perlombaan, ada yang menang dan ada yang belum berhasil. Ia berpesan kepada tim yang berhasil menjadi pemenang agar menjadi motivasi untuk terus maju dan berprestasi. 

"Yang belum berhasil tidak berkecil hati karena masih ada kesempatan-kesempatan berikutnya," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Perbasi Papua, DR. Ribka Haluk  mengatakan, tujuan penyelenggaraan Kejurda ini ialah untuk mendapatkan atlet-atlet yang akan dipersiapkan untuk PON 2020 dan saat ini pengurus Perbasi telah mengantongi sejumlah nama pemain yang akan dimasukkan sebagai peserta PON 2020. 

Ribka mengaku melihat ada keistimewaan pada Kejurda kali ini. Yang mana semangat dan sportifitas dari para atlit dengan segala persiapannya. 

Menurutnya, kualitas yang dimiliki tidak kalah lebih baik jika dibandingkan dengan atlit PON sebelumnya.

"Kemudian kita lihat motivasi dari anak-anak, sekalipun mereka tidak dapat dukungan dari Pengkab, KONI maupun pemerintah nya masing-masing, mereka datang untuk ikut ini ada yang gadai motor, ada yang naik Hercules, padahal kita sama sekali tidak sampaikan kalau ada hadiah, medali dan dana pembinaan. Tapi mereka begitu antusias, saya sangat apresiasi itu," jelas Ribka. (Nft/SP)

Kategori:
Bagikan