Putra Mimika Raih Pemain Terbaik di Kejurda Basket Papua

Minggu, 27 Jan 2019 21:54 WIT
Ketua Pengprov Perbasi Papua Ribka Haluk menyerahkan penghargaan pemain terbaik putra ke pada Imanuel Onawame. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Imanuel Onawame (19), putra asal Suku Amungme, Mimika, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Basket Papua 2019 yang digelar di Mimika Sport Complex 21-26 Januari.

Imanuel Onawame yang bermain pada posisi point guard tampil terbaik pada tiga pertandingan 5 ON 5, hingga akhirnya tim juri dari Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua memutuskan dirinya sebagai pemain terbaik.

Selain Imanuel, sebenarnya ada beberapa pemain basket asli Mimika yang memiliki potensi cukup baik diantaranya Fernando Builbal Yarinap dan Videl Claus Amisim Deikme. 

Sementara itu, pemain terbaik putri untuk nomor pertandingan 5 ON 5 diraih Eliza Baminggeng dari tim basket Kabupaten Jayapura.  

Selanjutnya, pemain terbaik putra untuk nomor pertandingan 3 X 3 diraih Melkias M Kaize dari tim basket Kabupaten Biak Numfor. Untuk kategori putri diraih Jean Mansi dari tim basket Kabupaten Mimika.

Ketua Pengprov Perbasi Papua, Dr. Ribka Haluk, mengapresiasi tim basket dari empat kabupaten yang mengikuti Kejurda sebagai ajang penjaringan atlet basket PON XX pada 2020 mendatang. 

"Ada yang istimewa dalam Kejurda ini, bahwa ada semangat sportifitas dari anak-anak kita. Pemain kita saat ini tidak kalah baik kualitasnya dari atlet PON lalu. Kita sudah lihat bibit-bibit unggul di sini," kata Ribka pada penutupan Kejurda, Sabtu (26/1).

Ia menyatakan Kejurda Basket Papua 2019 terselenggara dengan sukses. Mimika sebagai tuan rumah, sekaligus mematangkan persiapan SDM dan uji venue Mimika Sport Complex (MSC) yang juga akan menjadi pusat perhelatan cabang olahraga basket pada PON 2020. 

"Saya nyatakan penyelenggaraan Kejurda ini sukses, aman, tidak ada masalah, peserta sangat sportif," kata Ribka, yang juga menjabat Kepala Dinas Sosial Pemprov Papua. 

Meski Pengprov Perbasi Papua tidak menyampaikan akan ada hadiah, medali, dan dana pembinaan dari kejuaraan ini, tetapi tim basket dari empat kabupaten begitu antusias dalam membangun kebersamaan dan sportifitas. 

"Itu kami sangat apresiasi. Juga motivasi semangat luarbiasa dari masing-masing pengkab walaupun tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerahnya," kata Ribka. 

"Mereka, tim basket dari setiap daerah berusaha semaksimal mungkin untuk datang, bahkan ada yang gadaikan motor, naik pesawat herkules dan sebagainya. Ini luarbiasa," sambung Ribka. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan