Perbasi Papua Usulkan Nama-nama Atlet Basket PON Hasil Seleksi Kejurda

Senin, 28 Jan 2019 12:41 WIT
Ketua Pengprov Perbasi Papua DR. Ribka Haluk, Ketua Pengkab Perbasi Mimika Cessar Avianto Tunya dan Asisten 3 Setda Mimika I Nyoman Putu Arka pada pembukaan Kejurda Basket Papua 2019.

TIMIKA | Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua mengusulkan nama-nama atlet untuk PON XX tahun 2020 ke Komite Olahraga Nasional (KONI) Papua.


Nama-nama atlet basket yang diusulkan tersebut merupakan hasil seleksi dari Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Basket Papua 2019 yang digelar di venue PON Mimika Sport Complex (MSC), Kabupaten Mimika, 21-26 Januari.


Ketua Pengprov Perbasi Papua, DR. Ribka Haluk, di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Sabtu (26/1), mengatakan atlet yang terseleksi dari Kejurda 2019 itu terdiri atas 16 pemain putra dan 14 pemain putri untuk nomor pertandingan 5on5. 


"Rencananya 24 atlet akan disiapkan untuk PON. Jadi tujuan dari Kejurda ini adalah untuk seleksi atlet PON. Namun kemungkinan akan dilakukan seleksi diluar Kejurda mengingat tidak semua kabupaten mengikuti kejuaraan ini," kata Ribka. 


Sementara untuk nomor pertandingan 3x3 terdiri atas 8 pemain putra dan 8 pemain putri. Cabang Olahraga Basket 3x3 baru pertama kali akan diikutkan pada PON 2020 mendatang. 


Basket 3x3 masih berada di bawah induk basket internasional atau FIBA. Permainan ini juga akan dipertandingkan pada Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.


Asian Games 2018 Jakarta-Palembang merupakan debut untuk cabor Basket 3x3. Pesta olahraga terbesar Asia ini menjadi wahana sosialisasi untuk memperkenalkan Basket 3x3 di Asia dan khususnya Indonesia. 


"Untuk atlet basket 3x3 sudah terseleksi 8 pemain putra dan 8 pemain putri. Ini masih akan diseleksi lagi, sehingga nanti tinggal 4 pemain putra dan 4 pemain putri akan mengikuti training center," jelas Ribka.


Ribka menambahkan, pelatihan dan pembinaan atlet basket untuk PON 2020 akan dipusatkan di Jayapura di bawah tanggung jawab KONI Papua. 


"Minggu ini juga kami akan menyurat ke masing-masing pengurus kabupaten Perbasi agar mempersiapkan atletnya yang terpilih untuk diusulkan ke KONI Papua," kata Ribka. 


Adapun dari Kejurda Basket Papua 2019, tim basket putra Kabupaten Mimika keluar sebagai juara 1 dan juara 2 diraih Kabupaten Biak Numfor, disusul Kabupaten Jayapura di posisi ketiga.


Sementara untuk tim putri, juara 1 diraih Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika di posisi kedua.

Ketua Pengkab Perbasi Mimika, Cessar Avianto Tunya, mengatakan kejurda basket ini merupakan event tertinggi di tingkat provinsi sekaligus sebagai ajang penjaringan atlet basket untuk PON 2020. 


"Mimika keluar sebagai juara, itu memang target kami selaku tuan rumah. Namun istimewanya adalah kejuaraan ini digelar di venue PON 2020, dan sebagai ajang seleksi atlet PON, sehingga harusnya seluruh kabupaten/kota ikut berpartisipasi," tutur Cessar. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan