Mengenang Trio Lini Depan Persipura Musim 2009, Apa Kabarnya Kini?

Selasa, 29 Jan 2019 10:45 WIT

JAKARTA | Dunia maya beberapa waktu lalu sempat dihebohkan dengan tren 10 years challenge. Menyambut tren ini, tak ada salahnya bila kita menengok kembali klub sepak bola Indonesia sekaligus jawara Liga Indonesia 2009, Persipura Jayapura.


Ya, Liga Indonesia musim itu kompetisinya bernama Indonesia Super League. Kompetisi diikuti oleh 18 tim dengan disertai sistem promosi dan degradasi.


Persipura pun kala itu berhasil menjadi tim yang keluar sebagai juara. Bertanding 34 kali, Persipura juara dengan torehan 80 poin, dengan rinician 25 kali menang, 5 seri, dan 4 kalah.


Mengenang kejayaan Persipura musim 2008/09, tak lepas dari kecemerlangan para bintangnya. Setidaknya ada tiga pemain yang pada musim itu begitu menonjol, yakni Boaz Solossa, Beto Goncalves, dan Ernest Jeremiah.


Lalu, bagaimana kabar terkini dari ketiga bintang Persipura di musim 2008/09 tersebut?

Boaz Solossa

Sosok Boaz memang sudah sejak lama menjadi bintang dari Persipura. Tak terkecuali pada gelaran Indonesia Super League (ISL) musim 2008/09.


Ya, kala itu, Boaz merupakan kunci dari permainan Persipura. Boaz yang masih berusia 22 tahun, begitu tampil beringas dan sangat membahayakan bagi para lawan-lawannya.


Bukti nyatanya adalah dengan keberhasilan Boaz menyabet gelar top skor musim itu. Boaz menjadi top skor di ISL 2008/09 dengan torehan 28 gol.


Lalu, bagaimana nasib dan kabar terkini dari Boaz? Sosok Boaz ternyata tak banyak mengalami perubahan dari musim 2008/09 silam.


Bagaimana tidak, Boaz kini diketahui masih merumput bersama Persipura. Bahkan, Boaz yang saat ini telah berusia 32 tahun ditunjuk sebagai kapten tim dari Mutiara Hitam.

Beto Goncalves

Boaz tak sendirian dalam memberikan kejayaan bagi Persipura pada musim 2008/09. Ada tandem Boaz di lini depan yang tak kalah tajamnya, yakni Beto Goncalves.


Ya, Beto musim itu jadi penyerang tengah utama Persipura, menemani Boaz yang lebih berperan sebagai penyerang sayap. Beto pun kala itu mampu menunjukan peforma terbaiknya dan tampil sangat tajam.


Buktinya, Beto mampu menempati urutan ketiga dalam daftar top skor. Beto yang masih berusia 29 tahun berhasil mencetak 23 gol sepanjang ISL 2008/09.


Sosok Beto sendiri kini telah berusia cukup senja, yakni 38 tahun. Meski demikian, Beto tetap masih aktif sebagai pemain sepak bola dan bahkan sudah dinaturalisasi sebagai warga negara Indonesia.


Beto menatap Liga 1 2019 memiliki klub baru yakni Madura United. Selain di Madura United, Beto kemungkinan besar juga akan sering membela Timnas Indonesia seperti tahun 2018 lalu.

Ernest Jeremiah

Kejayaan Persipura pada ISL 2008/09 tak lepas dari peran trio penyerangnya. Selain Boaz dan Beto, trio lini depan Persipura dilengkapi dengan kehadiran sosok Ernest Jeremiah.


Ya, Ernest musim itu berperan sebagai penyerang sayap dari Persipura. Kecepatannya pun sungguh dimanfaatkan tim Mutiara Hitam untuk menggedor lini pertahanan lawan.


Buktinya, torehan gol Ernest jadi yang ketiga terbanyak di kubu Persipura. Ia total mencetak 16 gol dan menempati urutan kedelapan dalam daftar top skor ISL musim 2008/09.


Sosok Ernest sendiri kini nampaknya sudah tak berprofesi sebagai pemain sepak bola lagi. Pada situs Treansfermakrt, status Ernest bertuliskan retired atau pemain sepak bola yang sudah gantung sepatu.


Profil Ernest di situs Transfermarkt dituliskan sudah pensiun pada tahun 2012 lalu. Klub terakhir yang dibelanya adalah Persidafon Dafonsoro. (Batt/SP) 


Artikel ini telah tayang di indosport.com dengan judul "Mengenang Trio Lini Depan Persipura Musim 2009, Apa Kabarnya Kini?"
 https://www.indosport.com/sepakbola/20190128/mengenang-trio-lini-depan-persipura-musim-2009-apa-kabarnya-kini

Kategori:
Bagikan