Kerugian Kebakaran Gudang Sembako Raihan Ditaksir Rp2 miliar

Jumat, 01 Feb 2019 20:17 WIT
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman di gudang milik Toko Raihan (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Kerugian akibat kebakaran gudang sembilan bahan pokok (sembako) milik Toko Raihan di Jalan Budi Utomo, Jumat (1/2) ditaksir mencapai Rp2 miliar.


Pemilik Toko Raihan, H Sullatun mengatakan, pada saat kejadian kebakaran tersebut, dirinya berada di Wonosari Jaya (SP 4), Distrik Wania, Mimika, Papua. Ia kemudian mendapatkan informasi terjadinya kebakaran dari kepala gudang dan langsung pergi untuk melihat.


"Saya dapat info kebakaran ini dari orang gudang. Dan dari info itu, saya langsung datang," kata Sullatun saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).


Sebelum kebakaran tersebut sempat terjadi listrik padam. Sullatun menduga ada arus pendek yang terjadi. Karena kebakaran disaat listrik telah menyala.


"Kemungkinan ini karena arus pendek," ujarnya.


Sementara menyangkut kerugian kata dia, gudang yang terbakar tersebut berisikan beras, air mineral, minyak, dan bahan kebutuhan lainnya. 

"Barang di dalam gudang masih banyak, karena kemarin baru mendatangkan dari Jawa. Kalau ditaksir kerugian mencapai Rp2 miliar mas. Dan karena sudah kejadian, mau bagaimana lagi. Yang ada hanya pasrah saja," ujarnya.


Perlu diketahui, kejadian terbakar gudang sembako diperkirakan pada pukul 16.30 WIT. Api diduga berawal dari tempat atau mes karyawan. 


Mes sendiri terdiri dari lima kamar dan ada dua lantai. Pondasi mes yang dibawah terbuat dari beton atau bata. Sementara yang di atas terbuat dari papan.


Beruntung pada saat kejadian, para karyawan berada ditempat kerja. Sehingga tidak ada korban jiwa.


Disaat terjadinya kebakaran, mes karyawan tidak ada orang. Dan gudang sendiri hanya dibuka disaat pengambilan barang. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan