Satu Karyawan Diduga Hilang Setelah Longsor di Tembagapura

Satu Karyawan Diduga Hilang Setelah Longsor di Tembagapura
BENCANA- Banjir dan longsor yang melanda kawasan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika Papua. - Foto : Istimewa

 

TIMIKA | Satu karyawan yang bekerja di area PT Freeport Indonesia (PTFI)  diduga hilang setelah banjir dan longsor melanda Tembagapura,  Mimika Papua,  Selasa (15/8/17) tadi malam.

Kapolsek Tembagapura AKP Has Mulyadi saat dihubungi seputarpapua.com tadi pagi membenarkan ada dugaan seorang karyawan dari PJP hilang,  namun pihaknya belum memastikan apakah karyawan tersebut hilang akibat banjir ataukah tidak.

“Kita belum tahu ini apakah hilang karena banjir atau tidak,  karena menurut temannya dia kerja malam. Ini belum pasti ya,  kita masih cari, ” kata Kapolsek.

Meski demikian kata Kapolsek,  karyawan yang belum belum diketahui identitasnnya itu diinformasikan,  saat bencana melanda ia meninggalkan barak itu pergi kerja.

Sebelumnya Kepala Distrik Tembagapura, M. Nuboba saat dikonfirmasi mengatakan, salah satu lokasi longsor adalah di sekitar Gereja Kalvari dan Palapa Estate, Kota Tembagapura.

Ia menjelaskan, musibah longsor juga terjadi di sejumlah titik lainnya di Tembagapura hingga mengakibatkan banjir lumpur. Musibah ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu sejak Pukul 17.00 Wit sore hari.

“Hujan terus menerus dari jam 5 sore (pukul 17.00 Wit) dengan intensitas yang cukup tinggi,” kata Nuboba kepada Seputar Papua, Selasa malam.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan berupaya melakukan evakuasi para karyawan dari sekitar lokasi longsor ke tempat yang lebih aman, di Gedung Sport Hall Center, Mile 68 Tembagapura.

Dikabarkan pula, terjadi ledakan pada salah satu gardu listrik (power plan) milik PT Puncak Jaya Power (PJP), yang terletak diantara Barak A dan Barak L. Ini mengakibatkan listrik padam di sebagian area Tembagapura.

Salah satu karyawan yang sempat dihubungi melaporkan wilayah Kota Tembagapura kini dalam keadaan gelap gulita. Karyawan yang tinggal di lantai satu barak terendam banjir dan harus diungsikan.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon saat dihubungi mengatakan, longsor mengakibatkan jalan terputus dari mile 69 arah ke ridge camp, dan sementara dikerjakan agar bisa dilewati. Seluruh karyawan pun telah diungsikan. (azk/mjo/sp)

Tanggapi Berita ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.