Ini Cara KPU Mimika Minimalisir Golput di Pemilu 2019

Senin, 11 Feb 2019 20:34 WIT
Simulasi pemungutan suara yang dilakukan oleh para relawan demokrasi. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Papua terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan Pemilu 2019. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah dengan membentuk relawan demokrasi dengan tujuannya meminimalisir angka Golput atau tidak memilih.


Komisioner KPU Mimika, Divisi Teknis, Dedy Nataniel Mamboay mengatakan, relawan demokrasi ini dibentuk berdasarkan surat edaran dari KPU RI nomor 32/PP.08-SD/06/KPU/I/2019, perihal pembentukan relawan demokrasi Pemilu serentak tahun 2019.


“Dari dasar itulah, kami bentuk relawan demokrasi. Dan sekarang sudah ada 55 relawan demokrasi, yang siap bekerja untuk KPU,” kata Dedy saat ditemui di Kantor KPU Mimika, Senin (11/2).


Kata dia, tujuan pembentukan relawan demokrasi sendiri adalah, meningkatkan kualitas proses pemilu, meningkatkan partisipasi pemilih, dan  meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Serta membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil, dalam agenda pemilu dan demokratisasi.


“Dengan tujuan itu, maka relawan demorasi ini berperan meminimalisir golput di masyarakat pada saat Pemilu. Sehingga semuanya menggunakan haknya dalam pesta demokrasi lima tahunan ini,” terangnya.


Ia mengatakan, oleh karena itu agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan amanat dan tujuannya tercapai, maka KPU Mimika memberikan bimtek terhadap relawan demokrasi. 


“Para relawan ini dibagi menjadi beberapa basis, yakni basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih peyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, komunitas, keagamaan, netizen, dan marginal,” terangnya 


Ia menambahkan, dalam tugasnya relawan ini tidak bisa diintervensi. Relawan bekerja secara jujur dan professional, untuk melaksanakan tugas sesuai yang diamanatkan. 


“Karenanya, kami harap para relawan ini bekerja untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu, yang jatuh pada 17 April 2019 nanti,” ungkapnya. (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan