Tiga Tahun Kepemimpinan Kambu-Safanpo, Pemkab Asmat Bakal Rilis Capaian Pembangunan Kepada Masyarakat

Selasa, 12 Feb 2019 16:46 WIT
Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakil Bupati Thomas E. Safanpo saat melakukan pertemuan dengan kepala OPD.

ASMAT | Pemerintah Kabupaten Asmat bakal merilis data capaian pembangunan Kabupaten Asmat dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Elisa Kambu-Thomas Eppe Safanpo selama tiga tahun terakhir kepada masyarakat setempat.

Data capaian pembangunan tersebut disampaikan kepada publik bertepatan dengan peringatan tiga tahun Pemerintahan Kambu-Safanpo di Asmat pada 15 Februari 2019.

Bupati Asmat Elisa Kambu saat melakukan pertemuan dengan para pimpinan OPD pada lingkup Pemkab Asmat di Agats, Senin (11/2), menyampaikan hal tersebut.

Ia mengatakan pertemuan dengan para kepala dinas/badan itu guna mempersiapkan laporan pembangunan untuk memperingati tiga tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo.

“Kita akan mempersiapkan laporan pembangunan yang dicapai selama tiga tahun. Laporan ini dipresentasikan pada saat peringatan tiga tahun kepemimpinan saya dan Pak Tom,” kata Elisa.

Orang nomor satu di Asmat itu mengatakan bahwa banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintahan Kambu-Safanpo selama tiga tahun ini. Sebab itu perlu dilaporkan dan diketahui masyarakat.

“Yang kita capai saat ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen bersama. Kita tidak dapat melaksanakan pembangunan dengan sendirinya tanpa dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Elisa memaparkan pencapaian pembangunan pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Asmat selama tiga tahun terakhir.

Progres pembangunan di bidang pendidikan antara lain pembangunan dan renovasi sekolah, pembangunan sekolah pola asrama, perekrutan guru kontrak, pembangunan asrama pelajar dan mahasiswa Asmat, dan pemberian beasiswa melalui program Kartu Asmat Pintar (KAP).

“Selain itu kita mendorong akreditasi puluhan SD dan juga melaksanakan program pemberian makanan tambahan untuk anak sekolah serta program pendidikan lainnya,” ujar Elisa.

Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah setempat melaksanakan program seribu hari pertama kehidupan di 17 Puskesmas, membangun rumah sakit baru, membangun Puskesmas dan Pustu, menjamin 28.986 warga tidak mampu dalam program JKN-KIS, dan menanggulangi biaya rujukan pasien ke luar Asmat.

“Merekrut tenaga kesehatan, menguliahkan anak-anak Asmat menjadi perawat, mendorong akreditasi rumah sakit dan melaksanakan berbagai program kesehatan lainnya,” kata dia.

Untuk memajukan perekonomian orang asli Papua, pemerintah setempat membangun pasar khusus bagi mama-mama Asmat, memberikan bantuan modal usaha kepada mama-mama pedagang dan memberikan peralatan produksi kepada kelompok usaha kecil.

“Kita juga mengembangkan sanggar budaya seperti kelompok pengrajin noken dan pengukir, mendekatkan pelayanan Bank Papua di distrik-distrik, membuka lahan pertanian dan sebagainya,” katanya.

Pada sektor infrastruktur, Pemkab Asmat melakukan pengembangan Bandara Ewer dan bandara perintis, pembenahan pelabuhan rakyat, membangun rumah layak huni, pembangunan jalan beton, fasilitas sanitasi, kelistrikan dan telekomunikasi.

“Banyak hal yang sudah kita lakukan, dan itu akan kita sampaikan kepada masyarakat pada tanggal 15 Februari nanti,” pungkas Bupati Elisa. (NT/SP)

Kategori:
Bagikan