seputarpapua.com

Porlasi Mimika Daftar ke KONI untuk Dikukuhkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Porlasi Mimika Daftar ke KONI untuk Dikukuhkan
Foto bersama usai pertemuan Porlasi Mimika dengan KONI. (Foto: Anya/SP)

TIMIKA | Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Pengcab Porlasi) Mimika, Papua, Senin (25/2) mendaftar ke Kantor KONI Mimika di Jalan Hasanuddin untuk dikukuhkan.

Ketua Harian Porlasi Mimika Kristo R. Lewerissa bersama sejumlah pengurus Porlasi dengan membawa surat keputusan Pengurus Provinsi Porlasi di Jayapura yang meminta untuk mengukuhkan pengurus Porlasi Mimika masa Bhakti 2018-2022.

Kepada pengurus KONI, Kristo mengungkapkan, Porlasi belum begitu dikenal oleh masyarakat luas tidak hanya di tingkat Kabupaten Mimika bahkan sampai ke Provinsi Papua. 

Akan tetapi untuk pengurus sendiri sudah mengetahui tentang mekanisme dan cara kerja olahraga yang juga bisa menjadi hiburan ini.

"Kalau ada rapat kerja akan kami paparkan secara luas tentang Porlasi," katanya.

Lanjutnya, pengukuhan yang diajukan sendiri tidak hanya untuk persiapan PON XX tahun 2020, lebih dari itu, olahraga layar sendiri kata dia, nantinya akan menjadi objek wisata yang jika dijalankan bisa menjadi kebanggaan untuk Mimika.

"Kami akan try out ke Jayapura, untuk menunjang PON. Jadi selain untuk PON, bisa juga sebagai objek wisata. Jangankan di Poumako, di Bendungan juga bisa," jelas Kris.

"Kedepannya, bisa menjadi kenangan baik untuk daerah, khususnya juga untuk anak muda," katanya lagi.

Ia menambahkan, dirinya telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Basarnas untuk menjadikan pos SAR di Poumako sebagai tempat penyimpanan alat milik Porlasi untuk sementara.

Ditempat yang sama, Ketua KONI Mimika Cessar Avianto Tunya menyampaikan bahwa olahraga layar merupakan olahraga baru di Mimika. 

"Nama-nama yang sudah ada disini, langkah awal mungkin Ketua Porlasi bisa main ke Lanal untuk bagaimana bisa jalan bersama dengan dayung. Saya fikir lebih baik kita gabung dengan Lanal," jelasnya.

Untuk menunjang PON, Cessar menyarankan harus ada atlit yang diikutkan untuk mewakili Mimika. 

"Menang atau tidak yang penting kita bawa dulu. Tidak apa-apa walaupun pergi hanya untuk eksibisi,  satu atau dua orang tidak masalah," katanya.

Ia menambahkan, mengurus olahraga bukanlah hal yang mudah dijalankan, perlu waktu dan keseriusan dari pengurus cabang olahraga.

"Pengurus itu yang mengurus organisasi, jangan sampai KONI urus pengurus lagi. Banyak cabor disini yang kita urus pengurusnya," tambahnya.

Ketua Bidang Organisasi KONI Mimika, Agus Hugo Kreey berharap, Ketua dan pengurus Porlasi Mimika bisa mengembangkan olahraga ini.

Porlasi juga disarankan untuk melakukan raker untuk pembahasan AD ART agar dipahami oleh pengurus.

"Semoga Porlasi tidak hanya dibentuk untuk ada saja, apalagi sudah dapat mandat dari Provinsi. Jadi bagaimana cabor ini bisa dijalankan. Pencanangan PON sudah dekat. 1 Maret besok, agendanya ada kesiapan cabor untuk menghadapi PON XX," jelas Agus. (Nft/SP)

Berita Terkait
Baca Juga