Bupati dan Wakil Bupati Asmat Buka Musrenbang di 23 Distrik

Kamis, 14 Mar 2019 16:25 WIT
Bupati Asmat Elisa Kambu berfoto bersama aparat pemerintahan di Distrik Fayit

ASMAT | Bupati dan Wakil Bupati Asmat, Elisa Kambu dan Thomas Eppe Safanpo secara langsung membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik di 23 distrik di Kabupaten Asmat. 

Musrenbang tingkat distrik di Kabupaten Asmat tahun 2019 bertajuk percepatan kesejahteraan didukung penguatan ekonomi kampung, percepatan pembangunan infrastruktur, pemenuhan sarana prasarana dasar dan penyiapan SDM.

Bupati Elisa Kambu membuka kegiatan musrenbang di Distrik Fayit, Aswi, Safan, Pantai Kasuari, Der Komur, Awyu, Ayip, Suator, Joutu, Kolofbraza dan Koroway Buluanop.

Sedangkan Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo membuka musrenbang di Distrik Agats, Suru-Suru, Unirserau, Kopay, Sawa Erma, Pulau Tiga, Joerat, Atsy, Betsbamu, Siret, Akat dan Jetsy.

“Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Asmat tahun anggaran 2020,” kata Bupati Asmat Elisa Kambu saat membuka musrenbang di Distrik Fayit.

Bupati Elisa menjelaskan bahwa Pemkab Asmat mengagendakan kegiatan tersebut setiap tahun, yang dimulai dari kampung, distrik hingga kabupaten. Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat serta merancang berbagai program pembangunan dalam satu tahun anggaran.

“Musrenbang diamanatkan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,” kata Elisa.

Ia juga mengatakan musrenbang tingkat distrik merupakan sarana untuk mengevaluasi berbagai program pembangunan di 23 distrik sekaligus menjadi tolok ukur pembangunan di kabupaten tersebut.

“Melalui kegiatan ini pula pemerintah bisa mengecek persoalan pembangunan di distrik, mengatasinya serta menggali potensi dari seluruh elemen masyarakat di distrik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Elisa mengharapkan warga di distrik mendukung berbagai program pemerintah seperti program Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), Bangga Papua, Program Keluarga Harapan (Pkh) dan lainnya.

“Saya dan Pak Tom (wakil bupati) tidak hanya menggenjot infrastruktur, tapi juga memprioritaskan pembangunan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial budaya,” pungkasnya. (NT/SP)

Kategori:
Bagikan