(VIDEO) Begini Cara Media Pers di Mimika Perangi Hoax

Kamis, 14 Mar 2019 17:38 WIT

TIMIKA | Seputarpapua (seputarpapua.com), salah satu media online yang berkantor di Kota Timika, Papua, sukses menyelenggarakan workshop bertajuk "Mimika Lawan Hoax" pada Sabtu (9/3) lalu.

Diskusi publik untuk memerangi informasi bohong ini menghadirkan Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi dan Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto yang diwakili Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta Pratama sebagai narasumber.

Imam Wahyudi mengatakan, menyebarkan informasi hoax merupakan kejahatan luar biasa. Tanpa sadar perilaku ini dapat menimbulkan korban jiwa, bahkan hoax bisa menghancurkan sebuah negara.

"Saya tidak tahu julukan apa yang pantas untuk para penyebar hoax, ditambah lagi kalau motifnya adalah uang. Menurut saya mereka sejahat-jahatnya manusia," kata Imam. 

Ia mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam sebulan saja memverifikasi sekitar 50an informasi hoax yang beredar begitu masif di media sosial. 

"Sementara kita dari Dewan Pers terus menggalakkan upaya verifikasi. Intinya, jangan mudah percaya terhadap sebuah informasi," imbuhnya. 

Imam mengungkapkan, ada lima alasan seseorang suka meneruskan atau ikut menyebar informasi hoax. Pertama, merasa bangga pertama kali tahu, suka berbagi dan malas membaca, mencari sensasi, tidak tahu materi yang disebarkan adalah hoax, dan ikut tren. 

Selanjutnya, ada empat alasan mengapa orang suka terhadap sebuah informasi hoax lalu membagikannya. Pertama, sesuai dengan kacamata atau sudut pandang-post truth, (informasi) berasal dari sumber terpercaya, lingkup pergaulan dan pertemanan yang homogen, serta newbie (pemula) di dunia maya. 

 

 

Kategori:
Bagikan