Tutup Kegiatan BK3N, Freeport: 2018 Tak Ada Kecelakaan Fatal

Sabtu, 30 Mar 2019 17:43 WIT
Direktur Operasional PTFI Mark Johnson saat membuka kegiatan funwalk pada penutupan peringatan BK3N 2019 (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | PT Freeport Indonesia (PTFI) secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) di Kuala Kencana dan Tembagapura, Sabtu (30/3). 


Rangkaian kegiatan peringatan BK3N di wilayah kerja PTFI sendiri dilakukan sejak 23 Februari 2019, baik di highland (dataran tinggi) maupun lowland (dataran rendah).


Penutupan BK3N di wilayah lowland sendiri dipusatkan di alun-alun Kuala Kencana dengan menggelar sejumlah kegiatan, seperti funwalk, panggung hiburan, pembagian hadiah, dan pameran.


Untuk funwalk sendiri diikuti oleh 33 peserta dan dibuka secara langsung oleh Direktur Operasional PTFI, Mark Johnson, didampingi Ketua Panitia BK3N  Harry Lesmana, Koordinator Lowland Arthur Gemmy, VP Claus Wamafma, dan Bill Rising.


Mark Johnson dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja setiap waktu dalam dunia kerja.


“PTFI telah melewati tahun 2018 dengan pencapaian yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Sehingga tahun 2018 bisa dilewati tanpa adanya kecelakaan fatal. Diharapkan pada 2019 ini, kita tidak berpuas diri tetapi harus mampu mempertahankan dan meningkatkan pencapaian tahun 2018," ucap Mark Jhonson. 


Sementara itu, Ketua Panitia BK3N PTFI, Hari Lesmana menyampaikan rangkaian kegiatan BK3N PTFI diselenggarakan dengan antusias dan mendapat dukungan dari seluruh karyawan. 


Namun, yang terpenting dari peringatan BK3N ini adalah mengingatkan kepada karyawan akan pentingnya selalu menjaga keselamatan dalam bekerja. 


"Dalam satu bulan rangkaian peringatan BK3N 2019, PTFI telah melaksanakan beberapa kegiatan untuk meningkatkan kesadaran karyawan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, serta lindung lingkungan pertambangan," katanya. 


Tetapi dari beberapa kegiatan tersebut, kata dia, yang utama yaitu kampanye Fatality Risk Management (FRM). Dimana kegiatan ini dilaksanakan oleh karyawati dengan sebutan nama ‘FRM Agent’. 


"FRM Agent ini bertugas melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan resiko pekerjaan berbahaya tinggi di seluruh area kerja PTFI,” ujar Hari.


Selain itu, dalam rangkaian BK3N tahun ini, PTFI juga melakukan promosi kesehatan terkait penanggulangan penyakit Tubercolosis (TB) di area perusahaan. Sosialisasi mengenai program perlindungan pernafasan terhadap bahaya debu diarea tambang bawah tanah. 


"Manajemen PTFI melalui panitia BK3N juga melakukan kampanye promosi penggunaan botol reuseable (botol minuman isi ulang) untuk mengurangi limbah botol plastik, melaksanakan kegiatan jalan sehat (fun walk) yang dimulai dari Alun-alun Kuala Kencana - Bundaran - RW A - YPJ - Bundaran Kuala -  dan finish di Alun-alun," terangnya. 


Pelaksanaan kegiatan BK3N PTFI 2019 kali ini mengusung tema. "Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional". 


Serta menggunakan subtema "Dengan Berbudaya K3 Kita Wujudkan Lingkungan Kerja PT FI Tanpa Fatalitas untuk Mendukung Produktifitas Kerja".(Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan