KPU Mimika Sosialisasi Pemilu Lewat Konser Musik

Sabtu, 30 Mar 2019 19:36 WIT
Konser musik Pemilu 2019 yang digelar oleh KPU Mimika. (Foto:Muji/SP)

TIMIKA | Berbagai upaya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika untuk mengajak masyarakat berperan aktif menggunakan hak suaranya, pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Salah satunya dengan menggelar konser musik Pemilu bertemakan 'Pemilih Berdaulat Negara Kuat', di pusat perbelanjaan lantai 2, Diana Departemen Store, Sabtu (30/3) petang.

Konser musik yang dibalut dengan pemberian sosialisasi ini mendapat perhatian dari pengunjung Diana. Apalagi dalam kegiatan tersebut ada door price yang sudah disediakan.

Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal 18 hari lagi. Dan ini menunjukkan secara perlahan gong memilih pemimpin untuk lima tahun kedepan sudah dimulai.

"Kedaulatan memilih diserahkan kepada masyarakat, dalam memilih tokoh atau pemimpin yang dianggap bertanggungjawab bisa mengemban tugas dan memajukan daerah serta bangsa Indonesia," katanya.

Karenanya, kata dia, melalui momen ini selaku penyelenggara Pemilu ingin menyampaikan dua hal, yakni pastikan apakah sudah terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Caranya dengan masuk ke dalam website KPU atau download aplikasi KPU RI, sehingga bisa diketahui apakah sudah terdaftar atau belum. 

Apabila belum, maka bisa berkoordinasi dengan PPD agar bisa diakomodir dalam Pemilu nanti.

"Dengan aplikasi ini, kita hanya memasukkan nama dan nomor induk kependudukan (NIK). Nantinya akan diketahui TPS berapa dan dapil berapa," terangnya.

Yang kedua, lanjut Indra, Pemilu merupakan momentum menentukan letak dan nasib arah bangsa dan daerah. Olehnya ittu, diimbau kepada masyarakat untuk datang ke TPS memilih pemimpin.

Menurutnya, Pemilu 2019 adalah tanggungjawab dan milik kita semua. Untuk itu, mari tunjukkan dan buktikan sebagai warga negara yang baik, ikut berpartisipasi dengan menggunakan hak suaranya.

"Dengan kesadaran yang utuh, maka akan menentukan arah nasib daerah dan bangsa ini. Karenanya, mari jadikan Pemilu berdaulat dan bermartabat, dengan menentang golput, money politic, dan hoax," ungkapnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan