Marquez Puncaki Klasemen Usai Tampil Dominan di Argentina

Senin, 01 Apr 2019 09:59 WIT

JAKARTA | Pebalap Repsol Honda Marc Marquez tampil dominan di balapan GP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Senin dini hari WIB dan meraih trofi juara pertamanya di musim balapan MotoGP 2019.


Marquez, yang start dari pole position, langsung melesat tiga detik di depan pebalap lainnya di awal balapan dan menyelesaikan balapan sepanjang 25 lap dengan waktu 41 menit 43,688 detik dengan unggul 9,819 detik dari pesaing terdekatnya, demikian laman resmi MotoGP.


Itu merupakan kemenangan ketiga Marquez di GP Argentina setelah meraih dua trofi juara sebelumnya di Termas pada 2014 dan 2016 di kelas MotoGP.


Dengan kemenangan itu pula, pebalap asal Spanyol itu mengambil alih pimpinan klasemen lomba dengan 45 poin, unggul empat poin dari pebalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso.


Dovizioso harus menyerah dari Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang menyalipnya di Tikungan 7 pada lap terakhir untuk mengamankan posisi runner-up. Itu merupakan podium pertama bagi Rossi sejak terakhir kali finis podium kedua di GP Jerman pada Juli tahun lalu.


"Aku membalap seperti ketika aku masih muda, aku sangat menikmatinya," kata Rossi yang kini berusia 40 tahun itu seperti dikutip Reuters.


Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales, yang start dari P2, gagal menyelesaikan balapan setelah bersenggolan dengan pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli. Kedua pebalap terjatuh di lap terakhir.


Marquez mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya kali ini adalah berkat strategi start yang bagus.


"Aku merasa sangat kuat di semua sesi. Aku memahami dengan baik setup dan ban serta aku memahami bagaimana mengatur balapan. Dan aku sadar di lap pertama lah di mana aku bisa membuat perbedaan yang paling besar.


"Start adalah strateginya. Startnya sempurna dan aku hanya berkonsentrasi dan menekan ke depan sejak awal. Dan ketika aku melihat gap, aku hanya berusaha mengendalikan balapan dan mencoba finis dengan baik," kata Marquez.


"Aku senang dengan caranya kami tampil akhir pekan ini. Ini adalah salah satu akhir pekan paling solid di karirku di MotoGP."


Setelah harus puas di P3, Dovizioso mengaku tidak terlalu senang dengan performa ban Michelin hari itu di balapan.


"Aku tidak terlalu senang dengan cara kerja ban di balapan. Aku tidak bisa secepat seperti yang kumau di 10 lap terakhir untuk menciptakan gap untuk Vale. Jadi Vale bisa mempelajari dengan baik gaya membalapku dan menyalipku di lap terakhir," kata Dovi.


Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins tampil impresif di balapan kali ini dengan finis di P5 setelah mengawali balapan dari posisi start 16. Sedangkan Jack Miller mengamankan P4 untuk Pramac Ducati.


Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) finis P6 usai mendapati perlawanan sengit dengan Rins. Takaaki Nakagami mengamankan poin untuk LCR Honda di P7, yang diikuti oleh pebalap rookie Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo di P8.


Dua Espargaro, Aleix (Factory Aprilia Gresini) dan Pol (Red Bull KTM Factory), membalap ketat untuk finis di P9 dan P10 dengan selisih tidak lebih dari setengah detik.


Juara GP Argentina tahun lalu, Cal Crutchlow (LCR Honda) mendapat penalti harus melintasi pit ketika balapan karena melakukan jump start. Pebalap asal Inggris finis P13 di belakang Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing) dan Jorge Lorenzo (Repsol Honda Team). (Antara/SP)

Kategori:
Bagikan