Antisipasi Pemadaman Listrik, SMAN 1 Mimika Sewa Genset Selama UNBK

Senin, 01 Apr 2019 11:18 WIT

TIMIKA | Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mimika,  Papua,  terpaksa harus menyewa generator set (genset) untuk mengantisipasi pemadaman listrik saat berlangsungnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 


Meski pihak sekolah memiliki genset sendiri, namun kapasitasnya tidak mencukupi untuk menghidupkan komputer di empat ruangan UNBK, sehingga pihak sekolah harus menyewa genset dengan kapasitas 20.000 watt seharga Rp3 juta selama satu minggu. 


"Kami sewa genset ini Rp3 juta selama satu minggu," kata Kepala SMAN 1 Timika, Soro Bato Sao, kepada media ini,  Senin (1/4). 


Soro mengaku, sebelumnya pihaknya telah menyurati pihak PLN untuk memberikan dukungan agar tidak terjadi pemadaman listrik selama UNBK berlangsung, namun pihak PLN menyarankan agar sekolah tetap menyediakan genset. Sebab, pemadaman listrik akibat kerusakan mesin disel PLN bisa saja terjadi kapanpun. 


"Pihak PLN pada dasarnya mendukung pelaksanaan UNBK, tapi kami tetap disarankan pihak PLN untuk menyediakan genset. Kami kan tidak tau kerusakan mesin kapan saja terjadi, jadi kami harus sewa genset," ujarnya. 


Di SMAN 1 Mimika sendiri jumlah peserta UNBK sebanyak 375 siswa yang terbagi dalam tiga sesi.


Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah Dinas pendidikan Menengah Kabupaten Mimika, Laurensius Lasol mengatakan, untuk jumlah peserta UNBK dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) sebanyak 1.201 siswa, yang tersebar di 19 sekolah. 


Adapun jumlah sekolah yang melaksankan UNBK sebanyak 12 sekolah, dan 7 sekolah masih melaksanakan UNKP. 


"Jadi, total SMA yang melaksanakan UNBK dan UNKP sebanyak 19 sekolah," kata Laurensius. 


Laurensius mengatakan, untuk tahun 2020 semua sekolah wajib melaksanakan UNBK, sehingga sekolah yang masih melaksanakan UNKP wajib mempersiapkan sarana dan prasarana UNBK. 


Bila, di tahun 2020 masih ada sekolah yang melaksanakan UNKP, maka sekolah tersebut wajib bergabung dengan sekolah lain. 


"Tapi kami harapkan tahun depan semua sekolah harus melaksanakan UNBK," pungkas Laurensius. (Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan