Anak-anak Korban Banjir Sentani Ikut UNBK Gunakan Seragam Pinjaman

Selasa, 02 Apr 2019 18:58 WIT
Wajah ceria puluhan murid SD menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Sentani, Senin (1/4). (Foto: IG/info_papua)

JAYAPURA | Pelajar SMA 1 Sentani, Jayapura, korban banjir bandang beberapa waktu lalu tetap mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dengan menggunakan seragam pinjaman.

Kepala SMA Negeri 1 Sentani Agnes Mambieuw kepada Antara, Selasa (2/4), mengakui ada beberapa pelajar kelas XII menjadi korban banjir bandang, hingga berbagai peralatan dan seragam sekolahnya lenyap tersapu banjir, saat banjir menerjang, Sabtu(16/3).

"Namun jumlah pelajar kelas XII yang menjadi korban bencana alam tidak sebanyak pelajar kelas X dan XII. Namun walaupun terkena bencana, mereka tetap hadir dan mengikuti UNBK yang telah berlangsung sejak Senin (1/4)," kata Agnes.

Selain sekolah yang memberikan bantuan seragam, anak-anak korban banjir juga mendapat pinjaman dari adik-adik kelasnya sehingga tetap mengikuti UNBK dengan menggunakan seragam wajib sekolah.

“Sampai saat ini tidak ada masalah dan mereka tetap mengikuti UNBK beserta rekan-rekannya,” kata Agnes Mambieuw.

Adapun UNBK di SMA Negeri 1 Sentani diikuti 350 pelajar yang dibagi dalam tiga shit dan dilaksanakan di empat kelas.

"Sejauh ini tidak ada masalah berarti yang terjadi selama pelaksanaan UNBK yang  dilaksanakan hingga Senin (8/4)," jelas Agnes. 

Sebelumnya, bencana banjir bandang menerjang sembilan distrik di Kabupaten Jayapura pada Sabtu (16/3) lalu. Sedikitnya 112 orang dilaporkan meninggal dunia, 2.287 rumah rusak, 350 diantaranya rusak berat.

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Widodo telah mengunjungi ribuan para pengungsi dan meninjau langsung beberapa kawasan yang diterjang banjir bandang di Sentani, Senin (1/4). (Antara/rum/SP)

Kategori:
Bagikan