Perahu Hingga Pesawat Disiapkan Distribusi Logistik Pemilu di Mimika

Selasa, 09 Apr 2019 17:58 WIT
Penanggungjawab distribusi logistik Pemilu 2019 PT Trans Mimika saat meninjau kesiapan logistik yang akan dikirim. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Selaku pemenang tender pendistribusian logistik Pemilu 2019 di Mimika, PT Trans Mimika telah menyiapkan beberapa armada, baik darat, laut maupun udara.

Penanggungjawab Distribusi Logistik PT Trans Mimika, Selvi Hasmakasi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan, khususnya menyangkut armada dan fasilitas.

Dari sisi armada untuk udara, pihaknya memiliki tiga unuit pesawat jenis caravan dan satu helikopter B-3.

" Untuk laut kita sudah kerjasama dengan pemilik perahu dan kapal. Sementara jalur darat kita menyediakan truk dan mobil pick up,"katanya. 

“Semua armada dan fasilitas sudah kami siapkan dan miliki. Sehingga kami berani maju untuk pelelangan distribusi logistik Pemilu 2019 ini,” kata Selvi saat ditemui di Kantor KPU Mimika, Selasa (9/4).

Kata dia, armada berupa truk dibutuhkan untuk daerah Iwaka, Poumako dan Ayuka. Untuk wilayah kota pendistribusiannya akan dilakukan pada H-1 atau tengah malam. Ini diperlukan, untuk meminimalisir kecurangan-kecurangan di lapangan.

“Untuk kota sudah disepakati dan dimulai pukul 24.00, armada mulai bergerak ke TPS. Karenanya, kami minta kepada KPU Mimika memastikan tempat TPS. Sehingga tidak ada perubahan atau bergeser,” katanya. 

“Kalau bergeser, maka kami akan bawa pulang logistik. Karena kami tidak mungkin meninggalkan logistik bukan ditempat tersebut,” ujarnya.

Sedangkan untuk pesisir dan pedalaman (pegunungan), akan dimulai pada 12 April 2019 nanti. Dimana akan menggunakan armada udara dan laut sesuai jadwal.

Lanjutnya, kalau untuk Mimika Barat Tengah, Mimika Barat, Mimika Tengah, Mimika Barat Jauh, dan Jita akan menggunakan laut ke kampung-kampung yang dituju.

“Untuk Tembagapura, kami akan koordinasi dengan PT Freeport Indonesia. Walaupun kami punya Helli, tapi karena semua logistik di drop ke Kantor Distrik Tembagapura, maka kami tidak bisa mendistribusikan ke kampung. Sehingga akan koordinasi dengan perusahaan untuk teknis pelaksanaannya,” terangnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan