seputarpapua.com

64 Nakes RSUD Agats Sudah Divaksin Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
DIVAKSIN | Direktur RSUD Agats, drg. Yenny Yokung Yong saat menerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada Sabtu 6 Februari 2021 di RSUD Agats. (Foto Ist)
DIVAKSIN | Direktur RSUD Agats, drg. Yenny Yokung Yong saat menerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac pada Sabtu 6 Februari 2021 di RSUD Agats. (Foto Ist)

ASMAT | Sebanyak 322 tenaga kesehatan (Nakes) dilingkup RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Papua, siap divaksin Covid-19.

Dari 322 nakes, 64 orang sudah divaksin sejak Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021). Termasuk drg.Yenny Yokung Yong yang merupakan Direktur RSUD Agats.

“Jumlah nakes di RSUD Agats sebanyak 322 orang, dan mereka semua telah bersedia divaksin,” kata Direktur RSUD Agats drg.Yenny Yokung Yong saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (8/2/2021).

Menurut Yenny, meski seluruh nakes di RSUD siap divaksin, namun tentunya harus melewati screening terlebih dahulu.

Hal ini untuk memastikan kondisi kesehatan nakes sebelum diberikan vaksin buatan Sinovac ini.

Sebab ada sejumlah kelompok orang yang tidak boleh divaksin Covid-19.

Diantaranya, terkonfirmasi Covid-19, ibu hamil dan menyusui, mengalami gejala ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) seperti batuk, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir.

Kemudian, anggota keluarga serumah yang kontak erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19.

Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya (untuk vaksinasi kedua).

Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.

Mengidap penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner.

Mengidap penyakit autoimun sistemik seperti SLE, lupus, sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya.

Mengidap penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindrom nefrotik dengan kortikosteroid.

Mengidap penyakit rematik autoimun atau rheumatoid arthritis.

Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis
Mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun.

Mengidap penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi.

Mengidap penyakit diabetes melitus Mengidap HIV (human immunodeficiency virus), dan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.

“Jadi sebelum divaksin akan discreening dulu,” ujar Yenny.

Yenny merincikan, pada Sabtu dari 35 nakes yang mendaftarkan diri untuk divaksin hanya 31 orang yang lolos screening.

Selanjutnya, Minggu hanya 33 nakes yang bisa divaksin dari 56 orang yang mendaftar.

“Untuk saat ini total penerima vaksin untuk nakes di RSUD Agats sebanyak 64 orang,” ujar Yenny.

Menurut Yenny, vaksinasi untuk dosis pertama terhadap nakes akan ditargetkan selesai paling cepat pada 13 Februari 2021.

Sebab, tanggal 20 Februari 2021 merupakan vaksinasi untuk dosis kedua.

“Untuk target vaksinasi kami di RSUD Agats 40 orang sehari. Namun tergantung kesehatan para nakes,” tutur Yenny.

Yenny menambahkan, nakes yang telah divaksin hingga saat ini dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apapun.

“Semoga percepatan vaksinasi untuk tenaga kesehatan berjalan lancar. Dan sesuai target selesai vaksinisai kepada nakes di RSUD Agats tanggal 28 Februari 2021,” pungkas Yenny.

 

Reporter: Fagi Difinubun
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga