Tiga Hari Jelang Pemungutan Suara, Bawaslu Mimika Gelar Apel Siaga 

Minggu, 14 Apr 2019 18:02 WIT
Bawaslu gelar apel siaga menjelang pemungutan suara

TIMIKA | Tiga hari jelang Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Kabupaten Mimika, Papua menggelar apel siaga di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Minggu (14/4).


Apel siaga ini diikuti seluruh pengawas pemilu baik tingkat distrik hingga disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Dalam apel ini bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Bawaslu Mimika Yonas Janampa, dan dihadiri seluruh komisioner Bawaslu dan Sekretaris Bawaslu Yuhendar Muabuai.


Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Mimika Yonas Janampa menyampaikan bahwa, tugas sebagai pengawas pemilu sangat berat. Apalagi pemilu kali ini merupakan pemilihan serentak untuk memilih calon legislatif dan presiden. 


Untuk itu, ia meminta kepada seluruh pengawas pemilu harus menjaga profesional dan netralitas sehingga Bawaslu dapat dipercaya di masyarakat. 


"Pasti diantara para pengawas ini ada yang punya keluarga atau kerabat yang maju jadi caleg. Jadi ini tantangan untuk tetap profesional dan netral," kata Yonas. 


Menurut Yonas, saat ini sudah mulai dilakukan pergeseran logistik pemilu. Sehingga diharapkan para pengawas yang sudah ditugaskan di wilayah masing-masing untuk selalu mengawasi. 


Terutama, pengawas yang betugas di wilayah pesisir pantai dan pegunungan agar dapat mengikuti pendistribusian logistik ini. 


"Karena sudah mulai pergeseran logistik, jadi yang harus melekat hanya ketua panwas distrik saja yang lain harus turun ke wilayah masing-masing," ujarnya. 


Yonas menambahkan, pada saat hari pemungutan suara Rabu 17 April, semua pengawas sudah berada di TPS sebelum waktu pencoblosan pukul 07.00 WIT. 


Dan, kepada pengawas TPS harus menegaskan kepada Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan masyarakat bahwa, tidak ada sistem noken.


"Apabila ada kendala dilapangan laporkan secara berjenjang. Petugas pengawas harus berada di TPS pada hari H nanti, harus ditekankan bahwa tidak ada sistem noken di Timika, sesuai aturan kita terapkan sistem nasional," pungkasnya.(Ipa/SP)

Kategori:
Bagikan