H-2 Pemungutan Suara, KPU Mimika Gelar Doa Bersama

Senin, 15 Apr 2019 21:26 WIT
Doa berantai yang dilakukan oleh tokoh agama di Mimika dalam doa bersama menuju Pemilu 2019 sejuk dan damai yang dilakukan oleh KPU Mimika di Gedung Tongkonan. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Demi terciptanya pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman dan damai, KPU Mimika, Provinsi Papua bersama Forkopimda, Parpol, dan Caleg peserta Pemilu melaksanakan doa bersama.


Kegiatan yang dipusatkan di Tongkonan, Jalan Samratulangi, Mimika, Papua, pada Senin (15/4) dihadiri oleh enam tokoh agama dengan melakukan doa berantai.


Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola mengatakan, kegiatan doa bersama ini untuk membangun spiritualitas dalam pelaksanaan Pemilu 2019, sehingga tercipta aman dan damai.


"Untuk bisa meraih Pemilu yang aman dan damai, maka perlu campur tangan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam melaksanakan Pemilu 2019," katanya.


Kata dia, KPU tidak bisa memberikan dan menjanjikan apa-apa, tetapi pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan Pemilu dengan prinsip integritas dan menjaga seluruh perolehan suara mulai KPPS, PPS, PPD, sampai tingkat kabupaten.


"Yakinlah bahwa suara yang diberikan masyarakat, akan kami jaga dengan baik. Kami bukan tim sukses dan kemenangan, sehingga tidak bisa merubah suara yang telah diberikan oleh masyarakat," tuturnya.


Ketua KPU juga menyampaikan perkembangan pendistribusian logistik pemilu pada H-2. Dimana, untuk daerah pedalaman dan pesisir pantai sedang di distribusikan. Sementara, untuk dalam kota,  logistik pemilu baru akan didistribusikan pada hari H sekitar pukul 05.00 wit. 


"Kami juga harap H-1 seluruh TPS sudah didirikan sehingga siap laksanakan pemungutan suara," jelasnya.


"Logistik di pesisir pantai hampir 90 persen diselesaikan. Namun untuk pegunungan ada sedikit gangguan cuaca. Karenanya dalam doa ini, mari memohon kepada Tuhan, agar yang menjadi kendala teknis pendistribusian Logistik bisa lancar," ujarnya.


Ia menambahkan, dinamika politik selalu menghadirkan warna, perbedaan dan konflik. Oleh karena itu, pada kesempatan Indra mengajak seluruh elemen masyarakat memanjatkan doa agar pemilu di Timika berjalan aman dan lancar.


"Pemilu 2019 menjadi terbesar di Indonesia. Sehingga betapa beratnya peran dalam melaksanakan tugas kami KPU. Sehingga mari kita sama-sama memohon kepada Tuhan semua berjalan dengan baik dengan hasil yang baik pula," ungkapnya.(mkr/SP)

Kategori:
Bagikan