TNI AL Siagakan Kapal Perang di Perairan Mimika Antisipsi Gangguan Pemilu

Selasa, 16 Apr 2019 20:21 WIT
KRI Mandau (621) saat tiba di Pelabuhan Cargodock milik PT Freeport Indonesia. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Guna mendukung pengamanan pelaksanaan Pemilu 2019 di Papua, Mabes TNI menyiagakan Kapal Perang KRI Mandau (612) di peraira Mimika.

Komandan Pangkalan Laut (Danlanal) Timika, Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi mengatakan, Mabes TNI telah memerintahkan Armada 3 yang pusatnya di Sorong, untuk mengirimkan KRI Mandau (621) ke perairan Mimika guna mendukung pengamanan Pemilu 2019.

"Kapal ini disiapkan apabila ada eskalasi meningkat, dan akses baik lewat udara dan darat tidak memungkinkan maka bisa menggunakan jalur laut," katanya.

Kata dia, KRI Mandau (621)  merupakan kapal perang sehingga fasilitas yang ada di kapal tersebut bisa digunakan, apabila dibutuhkan dalam melaksanakan pengamanan.

Selain kapal perang ini, Mabes TNI juga menurunkan pesawat terbang dan personil. Namun untuk Mimika dan wilayah sekitarnya, KRI Mandau (621) bersama 50 personil yang disiagakan.

"Sekarang ini, KRI Mandau (621) berada di Cargodock Pelabuhan PT Freeport Indonesia dan akan standby selama kurang lebih satu minggu," terangnya.

KRI Mandau (621) merupakan kapal perang patroli utama Indonesia,  dari jenis Kapal Cepat Rudal (KCR). Kapal ini dibuat di galangan kapal Tacoma SY, Masan, Korea Selatan pada tahun 1979. Kapal lain dalam kelas yang sama adalah KRI Mandau (621), KRI Rencong (622), KRI Badik (623), dan KRI Keris (624). (mkr/SP)

Kategori:
Bagikan